Hidupkan Kembali Perekonomian, AS-Eropa Siap Perlonggar Lockdown

Rabu, 15 April 2020 - 06:47 WIB
loading...
A A A
Negara-negara di Eropa mulai memperlonggar kebijakan lockdown. Ribuan toko di Austria kembali buka, terutama pusat perkebunan, perbelanjaan, dan warung-warung kecil. Bagaimanapun Pemerintah Austria mengimbau warga agar tetap menjaga jarak dan tidak berkumpul. Sampai berita ini diturunkan, peraturan agar masyarakat tidak meninggalkan rumah juga masih belum dicabut.

Selain Austria, negara Eropa lainnya juga memperlonggar lockdown. Spanyol membolehkan warganya kembali bekerja, sedangkan Denmark membolehkan anak-anak kembali sekolah.

Austria merupakan satu di antara negara yang pertama kali memberlakukan lockdown di Eropa bersamaan dengan Italia sekitar sebulan yang lalu. Austria menyatakan tingkat penularan mulai menurun akhir-akhir ini dengan total kasus 14.000 pasien.

Akhir pekan lalu, Kanselir Sebastian Kurz mengumumkan akan mencabut lockdown secara bertahap. Dalam sebuah surat terbuka, dia berharap Austria dapat melalui krisis ini secepatnya sehingga masyarakat dapat kembali hidup normal.

Sampai kemarin toko berukuran 400 meter persegi sudah diperbolehkan buka kembali. Adapun toko-toko besar kemungkinan akan dibuka pada 1 Mei nanti, sedangkan restoran dan hotel pada pertengahan Mei. Peraturan itu hanya berlaku jika kondisi sudah kembali kondusif.

Spanyol juga menyatakan tingkat penularan mulai melambat meski perkembangannya sedikit. Perdana Menteri Pedro Sanchez menegaskan, negaranya bisa memperlonggar isolasi wilayah jika terjadi kemajuan dalam perang melawan virus korona. (Muh Shamil)
(yuds)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Argentina Lolos ke Semifinal...
Argentina Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Extra Time
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Berita Terkini
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved