Siapa yang Seharusnya Bertanggung Jawab Membiayai Pengungsi Rohingya?
Selasa, 11 Februari 2025 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Bantuan kemanusiaan sangat penting, dengan 95 persen rumah tangga Rohingya di Bangladesh bergantung pada bantuan kemanusiaan. Lebih dari separuh pengungsi di kamp berusia di bawah 18 tahun dan memiliki kesempatan terbatas untuk pendidikan, pengembangan keterampilan, dan mata pencaharian.
Pengungsi Rohingya mempertaruhkan nyawa mereka di jalur laut berbahaya menuju Indonesia dan Malaysia, yang digambarkan sebagai salah satu jalur paling mematikan di dunia. Pada tahun 2023, satu orang Rohingya meninggal atau hilang untuk setiap delapan orang yang mencoba melakukan perjalanan.
Lebih dari 75 persen populasi pengungsi adalah perempuan dan anak-anak. Populasi pengungsi saat ini mencakup sepertiga dari total populasi di wilayah Cox's Bazar, sehingga dukungan untuk komunitas tuan rumah penting untuk hidup berdampingan secara damai.
Sejak tahun 2021, untuk mengurangi kepadatan di 33 kamp di Cox's Bazar, hampir 30.000 pengungsi telah dipindahkan ke pulau Bhasan Char oleh Pemerintah Bangladesh. Meskipun layanan perlindungan dan bantuan kemanusiaan telah ditingkatkan di pulau tersebut, masih terdapat kesenjangan yang signifikan dalam pemberian layanan dan keberlanjutan bantuan penting.
Pengungsi Rohingya juga mencari perlindungan di negara-negara terdekat lainnya seperti Malaysia (168.400), India (93.100), Thailand (84.000) dan negara-negara lain di seluruh wilayah tersebut.
Bentrokan bersenjata di seluruh Myanmar terus memicu pengungsian, sehingga jumlah total pengungsi internal (IDP) di negara tersebut menjadi lebih dari 2,6 juta pada akhir tahun 2023 — termasuk 1,3 juta yang telah mengungsi secara internal sejak Februari 2021.
Pengungsi Rohingya mempertaruhkan nyawa mereka di jalur laut berbahaya menuju Indonesia dan Malaysia, yang digambarkan sebagai salah satu jalur paling mematikan di dunia. Pada tahun 2023, satu orang Rohingya meninggal atau hilang untuk setiap delapan orang yang mencoba melakukan perjalanan.
Lebih dari 75 persen populasi pengungsi adalah perempuan dan anak-anak. Populasi pengungsi saat ini mencakup sepertiga dari total populasi di wilayah Cox's Bazar, sehingga dukungan untuk komunitas tuan rumah penting untuk hidup berdampingan secara damai.
Sejak tahun 2021, untuk mengurangi kepadatan di 33 kamp di Cox's Bazar, hampir 30.000 pengungsi telah dipindahkan ke pulau Bhasan Char oleh Pemerintah Bangladesh. Meskipun layanan perlindungan dan bantuan kemanusiaan telah ditingkatkan di pulau tersebut, masih terdapat kesenjangan yang signifikan dalam pemberian layanan dan keberlanjutan bantuan penting.
Pengungsi Rohingya juga mencari perlindungan di negara-negara terdekat lainnya seperti Malaysia (168.400), India (93.100), Thailand (84.000) dan negara-negara lain di seluruh wilayah tersebut.
Bentrokan bersenjata di seluruh Myanmar terus memicu pengungsian, sehingga jumlah total pengungsi internal (IDP) di negara tersebut menjadi lebih dari 2,6 juta pada akhir tahun 2023 — termasuk 1,3 juta yang telah mengungsi secara internal sejak Februari 2021.
Lihat Juga :