Mengukur Kesiapan Yordania Berperang dengan Israel jika Warga Palestina Diusir Tanah Airnya
Senin, 10 Februari 2025 - 02:20 WIB
loading...
Yordania sudah mempersiapkan diri untuk berperang dengan Israel. Foto/X/@Megatron_ron
A
A
A
GAZA - Yordania siap menyatakan perang terhadap Israel jika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berupaya mengusir paksa warga Palestina ke wilayahnya.
Peringatan itu muncul setelah pernyataan berulang kali dari Presiden AS Donald Trump bahwa ia ingin melihat Yordania dan Mesir menerima warga Palestina sebagai bagian dari langkah untuk "membersihkan" Jalur Gaza.
Sumber terpercaya di Amman dan Yerusalem memberi tahu Middle East Eye bahwa hal terakhir yang diinginkan Yordania adalah perang dan mereka menginginkan solusi damai. Namun, mereka bersikeras bahwa Yordania akan menutup perbatasan jika para pengungsi mulai menyeberang ke negara itu.
Jika Israel berusaha membukanya kembali, itu akan menjadi "casus belli," kata salah satu sumber.
Yordania tidak berilusi bahwa mereka dapat memenangkan perang dengan Israel, tetapi yakin mereka tidak punya pilihan selain berperang.
Israel menanggapi dengan membuat divisi timur baru untuk menjaga perbatasannya dengan Yordania.
Baca Juga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina
Sebanyak 12 juta penduduknya tinggal di sebidang tanah di sepanjang perbatasan Israel, dekat dengan Sungai Yordan. Mereka mengatakan bahwa negara itu tidak akan mampu menampung arus pengungsi yang signifikan.
Peringatan itu muncul setelah pernyataan berulang kali dari Presiden AS Donald Trump bahwa ia ingin melihat Yordania dan Mesir menerima warga Palestina sebagai bagian dari langkah untuk "membersihkan" Jalur Gaza.
Sumber terpercaya di Amman dan Yerusalem memberi tahu Middle East Eye bahwa hal terakhir yang diinginkan Yordania adalah perang dan mereka menginginkan solusi damai. Namun, mereka bersikeras bahwa Yordania akan menutup perbatasan jika para pengungsi mulai menyeberang ke negara itu.
Jika Israel berusaha membukanya kembali, itu akan menjadi "casus belli," kata salah satu sumber.
Yordania tidak berilusi bahwa mereka dapat memenangkan perang dengan Israel, tetapi yakin mereka tidak punya pilihan selain berperang.
Mengukur Kesiapan Yordania Berperang dengan Israel jika Warga Palestina Diusir Tanah Airnya
1. Yordania Kirim Batalion Tambahan ke Perbatasan dengan Palestina
Yordania sebelumnya mengirim batalion tambahan ke perbatasan baratnya menyusul pernyataan tegas dari Amman bahwa mereka akan menganggap segala upaya untuk memaksa warga Palestina menyeberangi perbatasan sebagai pelanggaran berat terhadap perjanjian damai negara itu tahun 1994 dengan Israel.Israel menanggapi dengan membuat divisi timur baru untuk menjaga perbatasannya dengan Yordania.
Baca Juga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina
2. Mempertahankan Dinasti Hashemite
Satu sumber mengatakan kepada MEE bahwa usulan Trump merupakan "masalah eksistensial" bagi Yordania dan dinasti Hashemite, dengan menunjukkan bahwa negara itu adalah negara termiskin ketiga dalam hal air di dunia.Sebanyak 12 juta penduduknya tinggal di sebidang tanah di sepanjang perbatasan Israel, dekat dengan Sungai Yordan. Mereka mengatakan bahwa negara itu tidak akan mampu menampung arus pengungsi yang signifikan.
3. Perbatasan Israel dan Yordania Sepanjang 400 Km
Meskipun Israel dengan sumber daya militer mereka yang jauh lebih unggul mungkin dengan cepat memenangkan kemenangan konvensional, mereka harus mempertahankan wilayah yang luas dengan perbatasan gurun terbuka di sebelah timur.Lihat Juga :