Langka, Jet Tempur Siluman F-35 AS dan Su-57 Rusia yang Bermusuhan Tatap Muka dalam jarak 24 Meter
Minggu, 09 Februari 2025 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Diprakarsai pada tahun 2008 oleh Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India, AMCA ditujukan untuk menciptakan pesawat dengan teknologi siluman canggih, kemampuan manuver yang unggul, dan rangkaian sensor yang kuat, yang mampu mendominasi medan perang modern.
Proyek AMCA dirancang untuk menjadi platform yang sangat serbaguna, yang mencakup kemampuan untuk keunggulan udara, serangan darat, dan peperangan elektronik.
Pengembangan difokuskan pada pengintegrasian teknologi terbaru dalam sistem radar, sensor elektro-optik, dan sistem komunikasi, yang akan memungkinkan pesawat untuk melakukan misi dengan intervensi manusia yang minimal, berkat otonomi canggih dan kemampuan kecerdasan buatan.
India bertujuan dengan AMCA untuk mengurangi ketergantungannya pada pemasok perangkat keras militer asing dan untuk memperkuat posisinya sebagai kekuatan regional dengan teknologi militer canggih. Proyek ini tidak hanya akan meningkatkan kemampuan militer India tetapi juga merangsang ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan industri berteknologi tinggi.
Insinyur dan ilmuwan India tengah bekerja keras merancang rangka pesawat, yang dimaksudkan memiliki penampang radar rendah untuk menyediakan kemampuan siluman, meningkatkan kemampuan bertahannya dalam konflik.
Desain awal membayangkan AMCA akan dilengkapi dengan dua mesin, yang akan memberikan kemampuan manuver dan kecepatan tinggi, dengan tujuan bersaing dengan jet tempur terbaik dunia.
Meskipun pilihan mesin masih dalam negosiasi, otoritas India mempertimbangkan teknologi asing dan kemungkinan produksi bersama atau bahkan mengembangkan mesin mereka sendiri di masa mendatang.
Proyek AMCA juga mencakup aspek kerja sama internasional, karena India mencari kemitraan untuk transfer teknologi dan pengembangan bersama guna mempercepat proses desain dan produksi.
Kerja sama ini dapat mengarah pada integrasi praktik dan teknologi global terbaik ke dalam pembuatan pesawat tempur India sambil mempertahankan kendali atas teknologi utama.
Prototipe pertama AMCA diharapkan siap untuk uji terbang pada pertengahan 2030-an, dengan rencana unit operasional pertama akan mulai beroperasi pada akhir dekade ini.
Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Angkatan Udara India, yang menunjukkan tekad India untuk membangun dirinya sebagai kekuatan militer terkemuka di kawasan tersebut dan mengurangi ketergantungannya pada pemasok eksternal untuk teknologi militer penting.
Proyek AMCA dirancang untuk menjadi platform yang sangat serbaguna, yang mencakup kemampuan untuk keunggulan udara, serangan darat, dan peperangan elektronik.
Pengembangan difokuskan pada pengintegrasian teknologi terbaru dalam sistem radar, sensor elektro-optik, dan sistem komunikasi, yang akan memungkinkan pesawat untuk melakukan misi dengan intervensi manusia yang minimal, berkat otonomi canggih dan kemampuan kecerdasan buatan.
India bertujuan dengan AMCA untuk mengurangi ketergantungannya pada pemasok perangkat keras militer asing dan untuk memperkuat posisinya sebagai kekuatan regional dengan teknologi militer canggih. Proyek ini tidak hanya akan meningkatkan kemampuan militer India tetapi juga merangsang ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan industri berteknologi tinggi.
Insinyur dan ilmuwan India tengah bekerja keras merancang rangka pesawat, yang dimaksudkan memiliki penampang radar rendah untuk menyediakan kemampuan siluman, meningkatkan kemampuan bertahannya dalam konflik.
Desain awal membayangkan AMCA akan dilengkapi dengan dua mesin, yang akan memberikan kemampuan manuver dan kecepatan tinggi, dengan tujuan bersaing dengan jet tempur terbaik dunia.
Meskipun pilihan mesin masih dalam negosiasi, otoritas India mempertimbangkan teknologi asing dan kemungkinan produksi bersama atau bahkan mengembangkan mesin mereka sendiri di masa mendatang.
Proyek AMCA juga mencakup aspek kerja sama internasional, karena India mencari kemitraan untuk transfer teknologi dan pengembangan bersama guna mempercepat proses desain dan produksi.
Kerja sama ini dapat mengarah pada integrasi praktik dan teknologi global terbaik ke dalam pembuatan pesawat tempur India sambil mempertahankan kendali atas teknologi utama.
Prototipe pertama AMCA diharapkan siap untuk uji terbang pada pertengahan 2030-an, dengan rencana unit operasional pertama akan mulai beroperasi pada akhir dekade ini.
Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Angkatan Udara India, yang menunjukkan tekad India untuk membangun dirinya sebagai kekuatan militer terkemuka di kawasan tersebut dan mengurangi ketergantungannya pada pemasok eksternal untuk teknologi militer penting.
(mas)
Lihat Juga :