Helikopter Militer Suriah Ditembak Jatuh di Aleppo, Awaknya Tewas

Jum'at, 14 Februari 2020 - 21:47 WIB
Helikopter Militer Suriah...
Helikopter Militer Suriah Ditembak Jatuh di Aleppo, Awaknya Tewas
A A A
DAMASKUS - Sebuah helikopter Angkatan Darat Suriah ditembak jatuh oleh rudal kelompok militan di Altarib, Aleppo, Jumat (14/2/2020) sore. Media pemerintah melaporkan awak helikopter militer tersebut tewas.

Mengutip sumber militer, kantor berita negara Suriah, SANA, menyatakan helikopter itu dihantam oleh rudal musuh di wilayah di mana kelompok-kelompok militan pemberontak yang didukung Turki beroperasi.

Serangan itu terjadi ketika pasukan Suriah sedang membersihkan sarang-sarang persembunyian kelompok militan di sekitar Aleppo, wilayah yang berbatasan dengan Idlib.

Versi kantor berita Turki, Anadolu, helikopter tersebut dijatuhkan di dalam zona de-eskalasi Idlib yang didirikan oleh Rusia dan Turki, yang berbatasan dengan Provinsi Aleppo di barat laut Suriah.

Sementara itu koresponden Sputniknews menyebut helikopter militer Suriah ditembak jatuh oleh kelompok teroris Jabhat al-Nusra. Menurut koresponden yang berada di Aleppo, helikopter yang jatuh itu menerbangkan pasukan tempur yang memerangi kelompok teroris di Urem Al-Kubra.

Saat ini, Urem Al-Kubra adalah salah satu tempat paling dibentengi yang dihuni para teroris Al-Nusra di Provinsi Aleppo.

Ini adalah kedua kalinya dalam tiga hari Angkatan Bersenjata Suriah kehilangan helikopter di Suriah barat laut. Pada hari Selasa, sebuah helikopter Angkatan Darat Suriah ditembak jatuh di barat laut negara itu oleh kelompok pemberontak yang didukung Turki.

Ketegangan di Suriah utara dan barat laut mulai meningkat awal bulan ini setelah delapan tentara Turki tewas dalam penembakan yang dilakukan oleh pasukan Suriah di salah satu pos pemantauan Turki di Idlib. Pasukan Turki merespons dengan serangan udara dan mengklaim bahwa mereka membunuh 76 tentara Suriah.

Idlib adalah salah satu dari empat zona de-eskalasi yang dibuat di Suriah melalui upaya bersama Rusia, Iran dan Turki pada 2017. Wilayah ini diyakini berisi puluhan ribu militan teroris, serta ratusan ribu warga sipil. Akhir tahun lalu, tentara Suriah memulai operasi di wilayah tersebut setelah serangan berulang-ulang kelompok militan terhadap posisi militer Suriah yang menewaskan puluhan tentara loyalis rezim Presiden Bashar al-Assad.
(mas)
Berita Terkait
Assad Buka Suara Pertama...
Assad Buka Suara Pertama Kalinya dari Rusia: Suriah Sekarang dalam Genggaman Teroris
Inggris Hapus Kelompok...
Inggris Hapus Kelompok Hayat Tahrir al-Sham dari Daftar Organisasi Teroris
Bashar al-Assad Bersumpah...
Bashar al-Assad Bersumpah Suriah Akan Kalahkan dan Hancurkan Teroris
Israel Merudal Suriah,...
Israel Merudal Suriah, Pos Militer Rezim Assad Targetnya
Presiden Assad: Rusia...
Presiden Assad: Rusia dan Suriah Berperang Melawan Musuh yang Sama
Pipa Gas Meledak Bikin...
Pipa Gas Meledak Bikin Suriah Gelap Gulita, Rezim Assad Sebut Serangan Teroris
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
2 jam yang lalu
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
2 jam yang lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
2 jam yang lalu
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
3 jam yang lalu
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
3 jam yang lalu
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
3 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved