Elon Musk Prediksi AS Akan Kalah Perang di Masa Depan, Berikut 4 Strateginya

Minggu, 09 Februari 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
BacaJuga: Zionis Kobarkan Perang Saudara di Palestina

3. Starlink Jadi Kekuatan dalam Komunikasi Militer

Musk juga menyoroti peran penting SpaceX dalam pertahanan global. Selain meluncurkan roket untuk NASA dan mitra lainnya, jaringan satelit Starlink milik perusahaan tersebut telah menjadi sangat penting bagi operasi militer Ukraina.

"Starlink adalah tulang punggung sistem komunikasi militer Ukraina karena tidak dapat diblokir oleh Rusia," kata Musk.

"Di garis depan, semua koneksi serat optik terputus, menara seluler diledakkan, tautan satelit geostasioner dihambat. Satu-satunya yang tidak dihambat adalah Starlink," tambahnya.

4. Strategi Berbagai Algoritma untuk Memenangkan Perang

Selama ceramahnya, Musk membagikan algoritma prinsip pertamanya, kerangka kerja yang ia gunakan untuk menjalankan kerajaan perusahaannya. Keempat langkah tersebut adalah:

-Buat persyaratan yang tidak terlalu rumit
-Hapus komponen atau proses yang tidak perlu
-Optimalkan
-Lakukan lebih cepat

Ia juga mencatat bahwa proses pengadaan militer sering kali menjadi tidak efisien karena persyaratan awal yang berlebihan, yang menghambat kemajuan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved