Hamas Murka Israel Langgar Gencatan Senjata Jelang Pertukaran Sandera Berikutnya
Sabtu, 08 Februari 2025 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Terakhir, alat berat yang dibutuhkan untuk membersihkan jutaan ton puing dan mengevakuasi ribuan jenazah yang diperkirakan terkubur belum tiba.
Israel telah menolak tuduhan mereka menunda-nunda mengizinkan masuknya pasokan bantuan sebagai “klaim yang sama sekali tidak berdasar” dan mengatakan telah mengizinkan masuknya ribuan truk, termasuk tenda dan tempat berlindung.
Namun, ratusan ribu orang terjebak di tenda-tenda dan tempat berlindung darurat lainnya yang sudah usang karena digunakan selama berbulan-bulan saat pertempuran berkecamuk tahun lalu.
Sejauh ini, meskipun kedua belah pihak menuduh adanya pelanggaran gencatan senjata, gencatan senjata tetap berlaku, sehingga masih ada jalan mengakhiri perang dan membangun kembali Gaza yang kini telah hancur.
Orang-orang bersenjata yang dipimpin Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang dalam jumlah korban jiwa terbesar dalam satu hari sejak berdirinya negara Israel pada tahun 1948.
Namun, sejak saat itu, Haaretz mengungkapkan helikopter dan tank tentara Israel telah menewaskan banyak dari 1.139 tentara dan warga sipil yang diklaim Israel telah dibunuh Perlawanan Palestina.
Israel melancarkan genosida yang menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan Gaza dan menghancurkan daerah kantong tersebut.
Baca juga: Mesir Tolak Terima 20 Warga Palestina yang Dibebaskan Israel
Israel telah menolak tuduhan mereka menunda-nunda mengizinkan masuknya pasokan bantuan sebagai “klaim yang sama sekali tidak berdasar” dan mengatakan telah mengizinkan masuknya ribuan truk, termasuk tenda dan tempat berlindung.
Namun, ratusan ribu orang terjebak di tenda-tenda dan tempat berlindung darurat lainnya yang sudah usang karena digunakan selama berbulan-bulan saat pertempuran berkecamuk tahun lalu.
Sejauh ini, meskipun kedua belah pihak menuduh adanya pelanggaran gencatan senjata, gencatan senjata tetap berlaku, sehingga masih ada jalan mengakhiri perang dan membangun kembali Gaza yang kini telah hancur.
Orang-orang bersenjata yang dipimpin Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang dalam jumlah korban jiwa terbesar dalam satu hari sejak berdirinya negara Israel pada tahun 1948.
Namun, sejak saat itu, Haaretz mengungkapkan helikopter dan tank tentara Israel telah menewaskan banyak dari 1.139 tentara dan warga sipil yang diklaim Israel telah dibunuh Perlawanan Palestina.
Israel melancarkan genosida yang menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan Gaza dan menghancurkan daerah kantong tersebut.
Baca juga: Mesir Tolak Terima 20 Warga Palestina yang Dibebaskan Israel
(sya)
Lihat Juga :