Anggota Parlemen AS Ingin Trump Dimakzulkan karena Mau Caplok Gaza

Jum'at, 07 Februari 2025 - 18:01 WIB
loading...
A A A
Usulan Trump telah memicu kemarahan global, dengan para pemimpin dunia dan kelompok-kelompok kemanusiaan memperingatkan konsekuensi yang mengerikan bagi stabilitas regional dan hak-hak Palestina.

Green melanjutkan dengan menyatakan, "Gerakan untuk memakzulkan presiden telah dimulai."

Dia bersumpah memperkenalkan pasal-pasal pemakzulan untuk "perbuatan keji yang diusulkan" dan "perbuatan keji yang dilakukan."

Green mencoba tiga kali untuk memakzulkan Trump selama masa jabatan pertama presiden AS itu. Semua upaya itu gagal.

Trump tetap dimakzulkan dua kali selama masa jabatan pertamanya oleh DPR yang dikuasai Demokrat, pertama pada tahun 2019 karena penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres atas tuduhan dia meminta bantuan Ukraina dalam pemilihan presiden tahun 2020, dan sekali lagi pada tahun 2021 karena menghasut kerusuhan Capitol pada tanggal 6 Januari setelah kalah dari Joe Biden.

Senat membebaskannya pada kedua kali.

"Saya pernah melakukannya sebelumnya. Saya meletakkan dasar untuk pemakzulan dan itu dilakukan," ujar Green pada hari Rabu (5/2/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved