Gertak China, AS Kerahkan 2 Pesawat Pengebom B-1B ke Laut China Selatan

Kamis, 06 Februari 2025 - 08:33 WIB
loading...
A A A
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah menekankan bahwa dia tidak menginginkan eskalasi, tetapi dia mengatakan pembunuhan sengaja terhadap warga negara Filipina akan menjadi garis merah.

Angkatan Udara Pasifik AS telah mengonfirmasi pengerahan pesawat pengebom tersebut ke Laut China Selatan.

"Pesawat B-1B Angkatan Udara AS dan FA-50 Angkatan Udara Filipina terbang dalam patroli udara gabungan dan latihan intersepsi yang bertujuan untuk meningkatkan koordinasi operasional kami, menyempurnakan strategi taktis dan operasional kami bersama-sama, dan mempertahankan dominasi udara dan keamanan regional kami di Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," bunyi pernyataan Angkatan Udara Pasifik AS (US PACAF).

Ketegangan dengan China merupakan faktor utama di balik program modernisasi militer senilai USD35 miliar yang direncanakan Filipina untuk dilaksanakan selama dekade berikutnya.

Pada 22 Januari, dalam salah satu percakapan internasional pertamanya sebagai menteri luar negeri AS, Marco Rubio berbicara dengan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo. Menurut siaran pers dari Departemen Luar Negeri Amerika, cara meningkatkan kerja sama pertahanan merupakan salah satu topik yang mereka bahas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
AS Rayakan Kemerdekaan...
AS Rayakan Kemerdekaan ke-250, Trump Gelar Parade dan Kembang Api Besar-Besaran
Horor! 900 Ular Lepas...
Horor! 900 Ular Lepas dari Peternakan akibat Banjir di China, Gigit Warga
Rekomendasi
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Vokasi Nasional
Mobil Inafis Polres...
Mobil Inafis Polres Jakpus Sambangi Kantor BGN, Ada Apa?
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Berita Terkini
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved