5 Negara yang Paling Memburu Benjamin Netanyahu, Nomor Terakhir Pelapor Utama

Selasa, 04 Februari 2025 - 17:45 WIB
loading...
5 Negara yang Paling...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/tasnim
A A A
DEN HAAG - Sejumlah negara yang paling memburu Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menarik diketahui. Dari sekian nama, beberapa di antaranya adalah sekutu Amerika Serikat.

Baru-baru ini, Netanyahu terbang ke Washington DC untuk bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dia seakan tidak peduli dengan statusnya yang sedang diburu Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Diketahui, ICC sebelumnya mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November 2024 untuk PM Israel Benjamin Netanyahu atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Gaza.

Dari 124 negara anggota ICC yang punya kewajiban menangkapnya, berikut ini di antaranya yang paling getol memburu.

Negara yang Paling Memburu Benjamin Netanyahu

1. Irlandia


Pertama, ada Irlandia. Negara Eropa ini memang dikenal sebagai salah satu yang pro-Palestina dan sering mengkritik kebijakan Israel di Gaza.

Menanggapi perintah penangkapan Benjamin Netanyahu dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), Irlandia telah menyatakan kesiapan. Hal ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Simon Harris pada November 2024 lalu.

Mengutip Reuters, Simon Harris mengaku siap menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika dia datang Irlandia. Keputusan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan atas perintah ICC.

"Ya, tentu saja. Kami mendukung pengadilan internasional dan kami menerapkan surat perintah penangkapan mereka," ujar Harris, seperti dikutip Selasa (4/2/2025).

2. Inggris


Berikutnya ada Inggris. Mereka telah menyatakan komitmennya mengikuti hukum internasional dan menangkap Netanyahu jika dia memasuki wilayahnya.

Mengutip SkyNews, juru bicara pemerintah, Sir Keir Starmer, sempat mengungkap sikap pemerintah Inggris yang akan memenuhi kewajiban hukumnya sehubungan dengan surat perintah penangkapan Netanyahu dari ICC.

"Inggris akan selalu mematuhi kewajiban hukumnya sebagaimana ditetapkan oleh hukum domestik, dan juga hukum internasional," katanya.

Starmer menambahkan, proses yang terkait dengan surat perintah penangkapan ICC belum pernah digunakan oleh Inggris hingga saat ini karena negara tersebut belum pernah dikunjungi oleh siapa pun yang dicari pengadilan internasional.

Lebih jauh, perintah penangkapan Netanyahu juga menjadi pertama kalinya bagi seorang pemimpin negara sekutu utama Barat karena dituduh melakukan kejahatan perang.

3. Belanda


Sebagai tuan rumah ICC di Den Haag, Belanda menegaskan mereka akan menegakkan hukum internasional.

Mengesampingkan hubungannya dengan sekutu Israel, pemerintah telah menyatakan kesiapan menangkap Netanyahu jika ada kesempatan.

Menteri Luar Negeri Caspar Veldkamp sebelumnya menyebut Belanda akan menghormati ICC. Menurutnya, Belanda ikut berkewajiban mematuhi perintah ICC dan akan bekerja sama.

"Belanda jelas menghormati independensi ICC. Kami berkewajiban untuk bekerja sama dengan ICC dan kami juga akan melakukannya. Kami mematuhi 100% Statuta Roma, itu artinya kami mematuhi surat perintah penangkapan jika seseorang berada di wilayah Belanda. Dan itu artinya kami tidak melakukan kontak yang tidak penting," ucap Veldkamp seperti dikutip dari The New Arab, Selasa (4/2/2025).

4. Spanyol


Spanyol juga menjadi salah satu negara Eropa yang vokal mengecam tindakan Israel di Palestina. Pemerintah di sana pun menyatakan akan melaksanakan perintah ICC jika Netanyahu masuk ke wilayahnya.

Mengutip Anadolu, Wakil Presiden kedua Spanyol dan Menteri Tenaga Kerja, Yolando Diaz, menyambut baik keputusan ICC yang mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dia juga mengatakan Madrid berpihak pada keadilan.

"Selalu berada di pihak keadilan dan hukum internasional," kata Diaz di X seraya menambahkan, "Genosida rakyat Palestina tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa hukuman."

5. Afrika Selatan


Lalu, ada Afrika Selatan. Mereka adalahi pelapor utama kejahatan Benjamin Netanyahu ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Melihat ke belakang, Afrika Selatan telah lama mendukung perjuangan Palestina. Adapun laporannya ke ICC untuk menangkap Netanyahu juga menjadi salah satu bukti komitmen mereka.

Itulah beberapa negara yang paling memburu Benjamin Netanyahu setelah perintah penangkapan dari ICC.

Baca juga: AS Yakin Iran Diam-diam Cari Jalan Pintas untuk Membuat Bom Nuklir
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Mahasiswa Antusias Berlatih...
Mahasiswa Antusias Berlatih Jadi Reporter di Booth iReporter ICC Unsoed
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved