AS Yakin Iran Diam-diam Cari Jalan Pintas untuk Membuat Bom Nuklir

Selasa, 04 Februari 2025 - 13:45 WIB
loading...
AS Yakin Iran Diam-diam...
AS percaya tim ilmuwan rahasia di Iran sedang mencari jalan pintas untuk membuat bom nuklir. Foto/Iran International
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) yakin bahwa tim ilmuwan rahasia di Iran sedang menjajaki cara yang lebih cepat untuk mengembangkan senjata nuklir —dalam hitungan bulan—jika Teheran memutuskan untuk membangunnya.

The New York Times, dalam laporan hari Senin, menyebutkan insinyur dan ilmuwan Iran berusaha untuk dapat mengubah bahan bakar nuklir menjadi senjata dalam hitungan bulan daripada setahun atau lebih.

Laporan itu mengutip intelijen yang dikumpulkan dalam bulan-bulan terakhir pemerintahan Joe Biden.

Menurut laporan tersebut, para pejabat AS mengatakan Washington masih percaya bahwa Iran dan Pemimpin Tertingginya, Ali Khamenei, belum membuat keputusan untuk mengembangkan senjata nuklir.

Baca Juga: Zelensky Sebut Aliansi Nuklir Rusia, Iran, dan Korut Sangat Berbahaya bagi AS

Pada bulan Desember lalu, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan bahwa pemerintahan Biden khawatir bahwa Iran yang melemah dapat membangun senjata nuklir dan bahwa dia sedang memberi pengarahan kepada tim Presiden terpilih Donald Trump tentang risiko tersebut.

Penilaian intelijen pemerintahan Biden telah disampaikan kepada tim keamanan nasional Trump selama transisi kekuasaan, imbuh laporan The New York Times.

Laporan tersebut dirilis ketika presiden Iran yang relatif moderat, Masoud Pezeshkian, telah secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk terlibat kembali dengan Amerika Serikat dalam pembicaraan mengenai program nuklirnya, yang katanya bertujuan damai.

Masih menurut laporan itu, kemunduran yang dialami Iran dan sekutu regionalnya dalam konflik selama 15 bulan dengan Israel dan ketidakmampuan rudal Iran untuk menembus pertahanan udara AS dan Israel telah mendorong Iran untuk mencari cara baru untuk menghalau musuh-musuhnya.

Berbeda dengan laporan tersebut, Khamenei menyangkal Iran telah melemah. "Fantasius yang delusi itu mengeklaim bahwa Iran telah dilemahkan. Masa depan akan mengungkapkan siapa yang benar-benar telah dilemahkan," katanya.

Para pejabat militer Iran juga mengeklaim serangan rudal ke Israel beberapa bulan lalu telah menembus sistem pertahanan udara negara Yahudi tersebut.

Pada 10 Januari, Direktur CIA saat itu William Burns menyatakan bahwa posisi strategis Iran yang melemah yang ditandai oleh kemunduran regional dapat membuka pintu bagi negosiasi nuklir baru.

"Rasa lemah itu secara teoritis juga dapat menciptakan kemungkinan untuk negosiasi serius," kata Burns dalam sebuah wawancara dengan NPR, merujuk pada pengalamannya dengan pembicaraan rahasia yang melibatkan Teheran lebih dari satu dekade lalu.

Bulan lalu, Trump, Biden, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan Iran sebagai negara yang lemah, dengan menyebutkan pengaruh Teheran yang berkurang setelah jatuhnya sekutunya; Bashar al-Assad di Suriah, serangan Israel terhadap pertahanan udaranya, dan pembunuhan para pemimpin kelompok bersenjata sekutu Iran di Palestina dan Lebanon.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved