AS Yakin Iran Diam-diam Cari Jalan Pintas untuk Membuat Bom Nuklir
Selasa, 04 Februari 2025 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Desember lalu, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan bahwa pemerintahan Biden khawatir bahwa Iran yang melemah dapat membangun senjata nuklir dan bahwa dia sedang memberi pengarahan kepada tim Presiden terpilih Donald Trump tentang risiko tersebut.
Penilaian intelijen pemerintahan Biden telah disampaikan kepada tim keamanan nasional Trump selama transisi kekuasaan, imbuh laporan The New York Times.
Laporan tersebut dirilis ketika presiden Iran yang relatif moderat, Masoud Pezeshkian, telah secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk terlibat kembali dengan Amerika Serikat dalam pembicaraan mengenai program nuklirnya, yang katanya bertujuan damai.
Masih menurut laporan itu, kemunduran yang dialami Iran dan sekutu regionalnya dalam konflik selama 15 bulan dengan Israel dan ketidakmampuan rudal Iran untuk menembus pertahanan udara AS dan Israel telah mendorong Iran untuk mencari cara baru untuk menghalau musuh-musuhnya.
Berbeda dengan laporan tersebut, Khamenei menyangkal Iran telah melemah. "Fantasius yang delusi itu mengeklaim bahwa Iran telah dilemahkan. Masa depan akan mengungkapkan siapa yang benar-benar telah dilemahkan," katanya.
Penilaian intelijen pemerintahan Biden telah disampaikan kepada tim keamanan nasional Trump selama transisi kekuasaan, imbuh laporan The New York Times.
Laporan tersebut dirilis ketika presiden Iran yang relatif moderat, Masoud Pezeshkian, telah secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk terlibat kembali dengan Amerika Serikat dalam pembicaraan mengenai program nuklirnya, yang katanya bertujuan damai.
Masih menurut laporan itu, kemunduran yang dialami Iran dan sekutu regionalnya dalam konflik selama 15 bulan dengan Israel dan ketidakmampuan rudal Iran untuk menembus pertahanan udara AS dan Israel telah mendorong Iran untuk mencari cara baru untuk menghalau musuh-musuhnya.
Berbeda dengan laporan tersebut, Khamenei menyangkal Iran telah melemah. "Fantasius yang delusi itu mengeklaim bahwa Iran telah dilemahkan. Masa depan akan mengungkapkan siapa yang benar-benar telah dilemahkan," katanya.
Lihat Juga :