Donald Trump: Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang Jika Ingin Terus Dibantu AS
Selasa, 04 Februari 2025 - 07:14 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump menuntut logam tanah jarang dari Ukraina jika ingin terus dibantu Washington dalam melawan Rusia. Foto/Screengrab video USA Today
A
A
A
WASHINGTON - Ukraina harus memasok logam tanah jarang (rare-earth) ke Washington jika ingin terus menerima bantuan Amerika Serikat (AS) untuk melawan Rusia.
Itu disampaikan Presiden AS Donald Trump kepada wartawan pada hari Senin. Trump mengatakan Ukraina perlu membuat perjanjian baru dengan AS sebagai jaminan bagi Washington.
Menurut laporan Forum Ekonomi Dunia 2024, Ukraina memiliki potensi besar sebagai pemasok global utama bahan baku penting bagi industri pertahanan, teknologi tinggi, dan energi hijau.
Baca Juga: Bos NATO Klaim Punya Rahasia Akhiri Perang Ukraina yang Bikin Putin Tak Berani Lagi
Negara tersebut memiliki cadangan titanium terbesar di Eropa, yang mencapai 7% dari cadangan global. Sebelum perang dengan Rusia pecah tahun 2022, Ukraina merupakan pemasok titanium utama bagi industri militer.
Daftar logam tanah jarang yang dapat ditemukan di Ukraina juga mencakup berilium, mangan, galium, uranium, zirkonium, grafit, apatit, fluorit, dan nikel.
Itu disampaikan Presiden AS Donald Trump kepada wartawan pada hari Senin. Trump mengatakan Ukraina perlu membuat perjanjian baru dengan AS sebagai jaminan bagi Washington.
Menurut laporan Forum Ekonomi Dunia 2024, Ukraina memiliki potensi besar sebagai pemasok global utama bahan baku penting bagi industri pertahanan, teknologi tinggi, dan energi hijau.
Baca Juga: Bos NATO Klaim Punya Rahasia Akhiri Perang Ukraina yang Bikin Putin Tak Berani Lagi
Negara tersebut memiliki cadangan titanium terbesar di Eropa, yang mencapai 7% dari cadangan global. Sebelum perang dengan Rusia pecah tahun 2022, Ukraina merupakan pemasok titanium utama bagi industri militer.
Daftar logam tanah jarang yang dapat ditemukan di Ukraina juga mencakup berilium, mangan, galium, uranium, zirkonium, grafit, apatit, fluorit, dan nikel.
Lihat Juga :