Dari Nuklir ke Kuantum, 5 Teknologi Unggul Rusia yang Mampu Mengalahkan AS

Selasa, 04 Februari 2025 - 03:35 WIB
loading...
Dari Nuklir ke Kuantum,...
Rusia sukses mengembanyak teknologi yang mengalahkan AS. Foto/Sputnik
A A A
MOSKOW - Model AI terbaru China mengonfirmasi apa yang telah lama diketahui para ahli, AS bukan lagi pemimpin teknologi dunia yang tak terbantahkan. Selain China, AS ternyata juga dikalahkan oleh Rusia dalam pengembangan teknologi.

Terus di mana posisi Rusia dalam perlombaan teknologi abad ke-21?

Dari Nuklir ke Kuantum, 5 Teknologi Unggul Rusia yang Mampu Mengalahkan AS

1. Nuklir dan Energi Bersih

Rosatom memimpin ekspor nuklir global, menguasai sekitar tiga perempat pasar. Perusahaan ini adalah satu-satunya perusahaan dengan kemampuan nuklir siklus penuh, mulai dari penemuan geologi hingga penambangan, pengayaan, pembangkit listrik, dan pembuangan limbah.

Melansir Sputnik, pembangkit listrik Rusia 85% rendah emisi, dengan nuklir dikombinasikan dengan pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik termal pembakaran gas bersih.

Baca Juga: Siapa Giacomo Lopresti? Mantan Anggota Parlemen Inggris yang Pergi ke Ukraina untuk Berperang Melawan Rusia

2. Teknologi Militer

Dari rudal presisi tinggi hingga kendaraan segala medan yang tangguh, industri pertahanan Rusia telah membuktikan keunggulan teknologinya dalam konflik Ukraina.

Sistem Oreshnik, yang mencapai 4000°C (empat kali suhu baja cair), menyoroti kepemimpinan Rusia dalam ilmu material tingkat lanjut, khususnya metalurgi.

Desain tank Rusia, yang dibuat untuk operasi di padang rumput berlumpur dan bersalju, telah terbukti lebih unggul daripada raksasa NATO yang besar dan berbentuk batu bata dalam pertempuran sesungguhnya.

3. Laser

UFL-2M “Tsar Laser” yang sedang dibangun di Sarov akan menghasilkan 4,6 megajoule untuk eksperimen fusi termonuklir terkendali.

Sebagai pelopor teknologi laser, Rusia telah banyak berinvestasi dalam senjata energi terarah berbasis laser dan aplikasi industri.

4. Kuantum

Sebagai pemimpin dalam komputasi kuantum sejak 1980-an, Rusia baru-baru ini mengembangkan komputer kuantum 50-qubit menggunakan teknologi atom netral rubidium dan berbasis ion.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved