Kebakaran Los Angeles Padam setelah Hampir Sebulan, 30 Tewas, Kerugian Rp4.481 Triliun

Minggu, 02 Februari 2025 - 08:37 WIB
loading...
Kebakaran Los Angeles...
Kebakaran Los Angeles dinyatakan padam sepenuhnya setelah membara selama hampir sebulan. Korban tewas 30 orang dan kerugian lebih dari Rp4.481 triliun. Foto/AAP/Damian Dovarganes
A A A
LOS ANGELES - Kebakaran Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), dinyatakan padam sepenuhnya pada hari Jumat waktu setempat setelah membara selama hampir sebulan. Korban tewas tercatat sebanyak 30 orang dan kerugian mencapai USD275 miliar atau lebih dari Rp4.481 triliun.

Dua kebakaran hutan besar di Los Angeles County, yakni kebakaran Palisades dan kebakaran Eaton, tercatat sebagai kebakaran paling merusak dalam sejarah kota terbesar kedua di Amerika tersebut.

Kebakaran itu membakar lebih dari 37.000 acre (150 kilometer persegi) dan lebih dari 10.000 rumah.

Baca Juga: Kebakaran Baru Datangkan Malapetaka di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan

Cal Fire, badan pemadam kebakaran negara bagian California, memperbarui angka-angka di situs webnya pada hari Jumat untuk menunjukkan bahwa kedua kebakaran telah terkendali 100 persen, yang berarti perimeternya sepenuhnya terkendali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved