Mirip Kasus Floyd, Tentara Israel Berlutut di Leher Lansia Palestina
Rabu, 02 September 2020 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam video yang dirilis media sosial, ayah lima anak itu bergumul di tanah hingga tentara Israel meletakkan lutut di leher dan punggungnya saat memaksa dia untuk diborgol.
Warganet mengungkapkan kemarahan atas aksi brutal itu dan menyamakannya dengan kasus George Floyd, pria kulit putih di Amerika Serikat (AS) yang tewas setelah seorang polisi meletakkan lutut di lehernya selama delapan menit 46 detik, meski korban mengatakan tak bisa bernafas.
“Tentara Israel memukul saya keras dan salah satu dari mereka menekan lututnya di leher saya selama beberapa menit,” kata Khairi Hannoun. “Saya bertahan untuk menghindari lebih banyak tekanan pada leher saya, tapi orang menarik saya.” (Baca Juga: Austria Jebloskan Seorang Komandan Hizbullah ke Penjara)
Hannoun juga membuat perbandingan apa yang dialaminya dengan kasus Floyd. “Saya mencoba melawan, tapi saat itu saya merasa bahwa tanah terbalik, dan saya segera ingat apa yang terjadi dengan warga AS George Floyd, yang tewas dengan cara yang sama oleh polisi Amerika pendendam,” ujar dia. (Baca Infografis: Yunani Lawan Turki, Prancis Pasok 18 Jet Tempur Rafale)
Militer Israel menyangkal tuduhan bertindak salah tapi kemudian mengatakan hendak meninjau ulang kasus itu dalam beberapa hari mendatang, sesuai laporan Times of Israel. (Lihat Video: Pegawai Positif Terpapar Covid-19 Balaikota Depok Ditutup Sementara)
Warganet mengungkapkan kemarahan atas aksi brutal itu dan menyamakannya dengan kasus George Floyd, pria kulit putih di Amerika Serikat (AS) yang tewas setelah seorang polisi meletakkan lutut di lehernya selama delapan menit 46 detik, meski korban mengatakan tak bisa bernafas.
“Tentara Israel memukul saya keras dan salah satu dari mereka menekan lututnya di leher saya selama beberapa menit,” kata Khairi Hannoun. “Saya bertahan untuk menghindari lebih banyak tekanan pada leher saya, tapi orang menarik saya.” (Baca Juga: Austria Jebloskan Seorang Komandan Hizbullah ke Penjara)
Hannoun juga membuat perbandingan apa yang dialaminya dengan kasus Floyd. “Saya mencoba melawan, tapi saat itu saya merasa bahwa tanah terbalik, dan saya segera ingat apa yang terjadi dengan warga AS George Floyd, yang tewas dengan cara yang sama oleh polisi Amerika pendendam,” ujar dia. (Baca Infografis: Yunani Lawan Turki, Prancis Pasok 18 Jet Tempur Rafale)
Militer Israel menyangkal tuduhan bertindak salah tapi kemudian mengatakan hendak meninjau ulang kasus itu dalam beberapa hari mendatang, sesuai laporan Times of Israel. (Lihat Video: Pegawai Positif Terpapar Covid-19 Balaikota Depok Ditutup Sementara)
(sya)
Lihat Juga :