Donald Trump Salahkan Obama atas Tabrakan American Airlines vs Black Hawk Militer AS
Jum'at, 31 Januari 2025 - 11:30 WIB
loading...
Presiden Donald Trump salahkan Barack Obama atas tabrakan pesawat American Airlines dengan helikopter Black Hawk militer AS di atas Washington. Foto/NDTV
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menyalahkan pendahulunya, Barack Obama dan Joe Biden, atas tabrakan di udara antara pesawat American Airlines dengan helikopter Black Hawk Angkatan Darat Amerika Serikat (AS).
Total ada 67 orang yang berada di dalam dua penerbangan itu, dan tak ada yang selamat.
Trump menyalahkan dua pendahulunya bersama dengan inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas (DEI) dalam Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan Departemen Transportasi AS atas tragedi di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan Washington DC tersebut.
Menurutnya, pemerintahan Obama merekrut orang-orang tak becus di FAA, terutama di antara pengontrol lalu lintas udara.
Baca Juga: Tabrakan American Airlines vs Helikopter Black Hawk AS: Tak Ada yang Selamat, 40 Jasad Ditemukan
"Saya mengubah standar Obama dari yang sangat biasa-biasa saja menjadi luar biasa," kata Trump dalam konferensi pers pada Kamis, yang dilansir Newsweek, Jumat (31/1/2025).
"Hanya yang memiliki kemampuan tertinggi. Mereka harus memiliki kecerdasan dan kemampuan psikologis tertinggi yang diizinkan untuk memenuhi syarat sebagai pengendali lalu lintas udara,” lanjut Trump.
Total ada 67 orang yang berada di dalam dua penerbangan itu, dan tak ada yang selamat.
Trump menyalahkan dua pendahulunya bersama dengan inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas (DEI) dalam Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan Departemen Transportasi AS atas tragedi di dekat Bandara Nasional Ronald Reagan Washington DC tersebut.
Menurutnya, pemerintahan Obama merekrut orang-orang tak becus di FAA, terutama di antara pengontrol lalu lintas udara.
Baca Juga: Tabrakan American Airlines vs Helikopter Black Hawk AS: Tak Ada yang Selamat, 40 Jasad Ditemukan
"Saya mengubah standar Obama dari yang sangat biasa-biasa saja menjadi luar biasa," kata Trump dalam konferensi pers pada Kamis, yang dilansir Newsweek, Jumat (31/1/2025).
"Hanya yang memiliki kemampuan tertinggi. Mereka harus memiliki kecerdasan dan kemampuan psikologis tertinggi yang diizinkan untuk memenuhi syarat sebagai pengendali lalu lintas udara,” lanjut Trump.
Lihat Juga :