Lebih dari 30 Jasad Ditemukan di Sungai Potomac usai Tabrakan Pesawat American Airlines dan Helikopter Militer AS

Kamis, 30 Januari 2025 - 19:54 WIB
loading...
Lebih dari 30 Jasad...
Pencarian korban dilakukan di Sungai Potomac setelah tabrakan pesawat American Airlines dan helikopter militer AS. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Pesawat sipil yang membawa 60 penumpang dan empat awak bertabrakan di udara dengan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat Amerika Seriakt (AS) di atas Sungai Potomac di Washington DC, pada Rabu malam (29/1/2025).

Penerbangan 5342, yang dioperasikan PSA, anak perusahaan American Airlines, sedang dalam pendekatan terakhirnya ke Landasan Pacu 33 di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington sekitar pukul 9 malam waktu setempat, menurut Badan Penerbangan Federal (FAA), ketika menabrak helikopter di ketinggian rendah.

Helikopter Sikorsky H-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS membawa tiga awak dan tidak ada VIP, menurut pejabat departemen pertahanan.

Jumlah pasti korban tewas masih belum jelas karena personel darurat dari berbagai lembaga terus mencari kemungkinan korban selamat.

Otoritas Penerbangan Federal AS mengumumkan Bandara Nasional Reagan Washington, yang dibangun di sungai Potomac di sebelah selatan Washington DC, ditutup sementara setelah insiden tersebut.

Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) akan memimpin penyelidikan atas kecelakaan tersebut.

Pada 30 Januari 2025, 11:50 GMT, petugas tanggap darurat telah menemukan lebih dari 30 jenazah dari Sungai Potomac setelah jet American Airlines dengan 64 orang di dalamnya dan satu helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS dengan tiga tentara bertabrakan di udara dekat Bandara Nasional Reagan, demikian laporan NBC4.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved