Palestina Kecam RUU Israel yang Izinkan Pemukim Yahudi Beli Tanah di Tepi Barat

Kamis, 30 Januari 2025 - 17:45 WIB
loading...
Palestina Kecam RUU...
Tentara Israel dan pemukim Yahudi mengusir warga Badui Palestina. Foto/anadolu
A A A
TEPI BARAT - Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Palestina mengecam keras persetujuan Knesset Israel atas rancangan undang-undang (RUU) yang mengizinkan pemukim Yahudi membeli tanah Palestina di Tepi Barat.

Kementerian tersebut memperingatkan langkah ini semakin memperkuat kendali Israel atas wilayah yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, dan merupakan penerapan hukum Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

Kementerian tersebut menggambarkan keputusan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, mengabaikan legitimasi internasional dan resolusinya, serta pelanggaran terhadap Konvensi Jenewa dan perjanjian yang ditandatangani.

Kementerian tersebut juga memandangnya sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Israel untuk menggusur warga Palestina, mencaplok tanah, dan melemahkan perjuangan Palestina.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan kemarin, kementerian tersebut menegaskan kembali komitmennya melanjutkan upaya politik, diplomatik, dan hukumnya di tingkat internasional untuk mengungkap pelanggaran Israel tersebut.

Kementerian tersebut juga meminta pertanggungjawaban masyarakat internasional dan Dewan Keamanan PBB atas kegagalan mereka melaksanakan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang masalah Palestina, dengan alasan tidak adanya tindakan, standar ganda, dan kurangnya penegakan hukum.

Baca juga: Hamas dan Jihad Islam Segera Bebaskan Tawanan di Khan Younis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved