Klaim Pasukan Malaysia Tembak 5 WNI karena Diserang Parang Adalah Bohong
Kamis, 30 Januari 2025 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Dalih Pasukan MMEA Tembak 5 WNI
MMEA sebelumnya mengeklaim bahwa tembakan dilepaskan oleh pasukannya ke kapal WNI pekerja migran Jumat lalu adalah untuk membela diri dan bahwa mereka telah mengikuti prosedur operasi standar (SOP).
Direktur Jenderal MMEA, Laksamana Datuk Mohd Rosli Abdullah, mengonfirmasi bahwa tidak ada personel MMEA yang terluka selama insiden tersebut dan bahwa mereka telah mengikuti semua SOP.
Dia mengatakan insiden tersebut terjadi pada dini hari pada 24 Januari ketika Pusat Operasi Maritim Selangor menerima peringatan deteksi dini dari Pusat Kontrol Wilayah (ACC) Klang mengenai aktivitas mencurigakan di perairan dekat Pulau Carey.
"MMEA mengikuti SOP yang telah ditetapkan. Sebuah kapal patroli MMEA, bagian dari Ops Ehsan/Ops Tiris 3.0, dikerahkan ke lokasi tersebut. Saat tiba, mereka melihat sebuah kapal mencurigakan menuju ke laut lepas. Dengan bantuan navigasi dari ACC Klang, aset patroli maritim mengejar dan mendekati target dalam upaya untuk menghentikan kapal tersebut," katanya.
"Namun, kapal mencurigakan tersebut berusaha menghindari penangkapan dengan menabrak kapal patroli maritim beberapa kali dan mencoba menyerang dengan parang panjang," lanjut dia, yang dilansir Bernama.
"Untuk membela diri, tembakan peringatan dilepaskan ke kapal tersebut, tetapi kapal tersebut berhasil melaju dan melarikan diri ke dalam kegelapan. Kapal patroli tersebut terus mencari di daerah sekitarnya selama sekitar satu jam tetapi tidak dapat menemukan kapal tersebut," imbuh dia.
(mas)
Lihat Juga :