Hamas Memang Sudah Dihajar Habis-habisan oleh Israel, tapi Mereka Tak Terkalahkan

Kamis, 30 Januari 2025 - 01:10 WIB
loading...
A A A
“Saya sangat terkejut melihat jumlah pejuang Qassam [sayap militer Hamas] selama pembebasan tawanan Israel,” kata Fathi al-Ladawi, 67 tahun, yang mengungsi dari Rafah ke Nuseirat di Gaza tengah dan seorang ayah dari delapan anak, kepada Al Jazeera.

“Skala serangan dan pemboman, terutama di Gaza utara, membuat kami berpikir bahwa sumber daya manusia dan militer Hamas telah terkuras secara signifikan. Namun, apa yang kami lihat membuktikan bahwa mereka masih kuat – bahkan mungkin lebih kuat dari sebelumnya.”

Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri

3. Hamas Mampu Merekrut Pejuang Baru

“[Hamas] mampu menahan sanderanya, yang tampaknya dalam kondisi baik, dan mampu bernegosiasi dan menandatangani perjanjian gencatan senjata dengan pihak-pihak yang bersumpah untuk memusnahkannya,” kata Omar Rahman, seorang peneliti di Middle East Council on Global Affairs, kepada Al Jazeera.

Hamas juga, menurut pernyataan Blinken, mampu merekrut cukup pejuang untuk menggantikan mereka yang hilang selama perang.

Jumlah sebenarnya pejuang Hamas yang tewas selama perang sulit diketahui secara pasti. Hamas mengklaim telah kehilangan antara 6.000 dan 7.000 anggota dari sayap bersenjata dan sipilnya, menurut laporan ECFR, berdasarkan wawancara dengan dua anggota senior Hamas. Namun, laporan itu mengatakan, sebagian besar dari sekitar 25.000 pejuang Hamas kemungkinan masih hidup dan bersembunyi.

Netanyahu mengklaim bahwa 20.000 "pejuang" telah tewas hingga November 2024, sementara Kepala Staf Militer Israel Herzi Halevi mengatakan sekitar 3.000 telah tewas antara 6 Oktober 2024 dan gencatan senjata. Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengatakan bahwa hampir 70 persen dari kematian yang diverifikasi selama periode ini adalah perempuan dan anak-anak.

“Hanya Hamas yang tahu berapa banyak anggota sayap militer mereka, Brigade Qassam, yang tewas,” kata Hamze Attar, seorang analis militer Palestina yang berasal dari Gaza, kepada Al Jazeera. “Kami melihat beberapa unggahan yang meratapi kerabat tersebut dengan cara yang menggunakan bahasa yang menunjukkan bahwa mereka bertempur, tetapi Hamas tidak mengumumkan apa pun.”

Pada hari pertama gencatan senjata pada 19 Januari, juru bicara Hamas, yang hanya dikenal sebagai Abu Obeida, menyampaikan apa yang ia klaim sebagai “pidato kemenangan”. Ia memberi penghormatan kepada beberapa anggota Hamas yang gugur, termasuk Sinwar, yang kematiannya terekam oleh pesawat nirawak Israel pada bulan Oktober; pemimpin blok politik Ismail Haniyeh, yang tewas di Teheran pada akhir Juli; dan Saleh al-Arouri, yang tewas di Lebanon pada Januari 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
Pakistan dan India Diambang...
Pakistan dan India Diambang Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved