Lebih dari 15 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Festival Maha Kumbh di India

Rabu, 29 Januari 2025 - 15:21 WIB
loading...
A A A
Peziarah Malti Pandey mengatakan kepada AFP bahwa dia sedang dalam perjalanan untuk mandi di sungai di sepanjang rute jalan kaki yang dibarikade ketika penyerbuan itu dimulai.

"Tiba-tiba kerumunan mulai mendorong dan banyak orang tertimpa," kata pria berusia 42 tahun itu.

Maha Kumbh berakar pada mitologi Hindu, yaitu pertarungan antara dewa dan setan untuk menguasai kendi berisi saripati keabadian.

Penyelenggara telah menyamakan skala festival tahun ini dengan skala negara sementara, dengan memperkirakan hingga 400 juta peziarah akan berkunjung sebelum hari terakhir pada 26 Februari.

Mengingat risiko kecelakaan kerumunan yang mematikan, polisi tahun ini memasang ratusan kamera di lokasi festival dan di jalan menuju perkemahan yang luas, dipasang di tiang dan armada pesawat nirawak di udara.

Jaringan pengawasan dimasukkan ke dalam pusat komando dan kendali canggih yang dimaksudkan untuk memberi tahu staf jika sebagian kerumunan menjadi begitu terkonsentrasi sehingga menimbulkan ancaman keselamatan.

Lebih dari 400 orang meninggal setelah terinjak-injak atau tenggelam di Kumbh Mela pada satu hari festival pada tahun 1954, salah satu jumlah korban terbesar dalam bencana yang berkaitan dengan keramaian di seluruh dunia.

36 orang lainnya tewas terinjak-injak pada tahun 2013, saat terakhir festival tersebut diadakan di kota utara Prayagraj.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved