Kisah Muammar Gaddafi Panggil 200 Wanita Muda Italia, Diajak Masuk Islam

Sabtu, 25 Januari 2025 - 11:01 WIB
loading...
Kisah Muammar Gaddafi...
Para perempuan yang direkrut untuk menghadiri resepsi yang diselenggarakan Pemimpin Libya Muammar Gaddafi pulang membawa salinan Al-Quran. Foto/F3 Press/barcroft media
A A A
ROMA - Ketika agen pelayan tamu mengumumkan panggilan untuk wanita yang menarik, berpakaian bagus, berusia di bawah 35 tahun dan tinggi lebih dari 1,7 meter, mereka dibanjiri tanggapan dari ratusan wanita Roma.

Sebagian besar tampaknya mengira mereka akan membawa sedikit kemewahan ke jamuan makan malam bersama Pemimpin Libya Muammar Gaddafi.

Sebaliknya, mereka mendapati diri mereka diceramahi oleh Gaddafi selama dua jam tentang peran wanita dan diundang untuk masuk Islam. "Kami setidaknya mengharapkan camilan," gerutu Silvia Figliozzi sesudahnya.

Seorang lulusan teknik, Figliozzi merupakan salah satu dari lebih dari 100 wanita muda Italia yang hari ini memulihkan keseimbangan mereka setelah pertemuan aneh yang menjadi ciri khasnya dengan "pemandu revolusi besar pertama September dari jamahiriya rakyat sosialis Arab Libya."

Para wanita yang hadir pada acara hari Minggu, 15 November 2009, itu dijanjikan 50 euro dan diminta untuk tidak datang dengan rok mini atau atasan berpotongan rendah.

Mereka berkumpul di luar satu hotel di pusat kota, di mana beberapa orang ditolak karena mereka terlalu pendek atau berpakaian terbuka.

Sisanya, kebanyakan mengenakan sepatu hak tinggi dan beberapa mengenakan pakaian bulu, naik bus dan diantar ke kediaman duta besar Libya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Italia Serukan Sanksi...
Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
Giliran Italia Larang...
Giliran Italia Larang Pangkalannya Digunakan Pesawat AS untuk Bombardir Iran
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved