Hamas Tambah 15.000 Pejuang sejak Dimulainya Perang Genosida Israel

Sabtu, 25 Januari 2025 - 06:32 WIB
loading...
Hamas Tambah 15.000...
Pejuang Hamas bersama warga Palestina di Gaza. Foto/anadolu
A A A
GAZA - Hamas telah merekrut antara 10.000 hingga 15.000 anggota sejak dimulainya perang dengan Israel.

Kabar itu menurut laporan Reuters yang mengutip dua sumber kongres yang diberi pengarahan tentang intelijen AS.

Sumber-sumber tersebut mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa intelijen mengindikasikan jumlah pejuang Hamas yang tewas dalam periode tersebut sama banyaknya.

Meskipun kelompok tersebut merekrut anggota baru, banyak yang masih muda dan belum terlatih serta digunakan untuk tujuan keamanan sederhana.

Data tersebut mengonfirmasi pernyataan awal bulan ini dari pemerintahan Biden yang akan berakhir yang mengatakan mereka yakin Hamas telah merekrut pejuang yang jumlahnya hampir sama dengan jumlah yang hilang.

Sementara itu, pertukaran tawanan Israel dan tahanan Palestina berikutnya akan dilakukan pada hari Sabtu (25/1/2025), tetapi ketidaksepakatan muncul ketika Hamas menawarkan membebaskan empat tentara wanita Israel daripada warga sipil.

“Melangkah maju dengan kesepakatan gencatan senjata akan menjadi rumit di setiap tahap," ungkap analis Mohamad Elmasry.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved