Donald Trump Minta Rp16.247 Triliun kepada Mohammed bin Salman, Rp9.740 Triliun Masih Kurang
Jum'at, 24 Januari 2025 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2017, selama masa jabatan pertamanya, kunjungan luar negeri pertama Trump adalah ke Arab Saudi. Kunjungan itu paling diingat karena keikutsertaan presiden dalam pertunjukan tari tradisional Saudi.
Pada hari Senin, Trump mengatakan bahwa dia mungkin akan pergi ke Arab Saudi lagi untuk kunjungan pertamanya ke negara asing, tetapi hanya jika harganya tepat.
"Saya melakukannya dengan Arab Saudi terakhir kali karena mereka setuju untuk membeli produk kami senilai USD450 miliar. Saya katakan saya akan melakukannya, tetapi Anda harus membeli produk Amerika, dan mereka setuju untuk melakukannya," katanya, seraya menambahkan bahwa ia akan pergi ke sana lagi jika kerajaan setuju untuk membeli lebih banyak.
"Ya, saya tidak tahu. Jika Arab Saudi ingin membeli 450 atau 500 lagi, kami akan menaikkannya untuk semua inflasi. Saya pikir saya mungkin akan pergi ke sana,” imbuh dia.
Baik Pemerintah AS maupun Kerajaan Arab Saudi tidak menjelaskan ke mana investasi Saudi yang masuk di AS akan digunakan, tetapi kunjungan beberapa minggu ke AS oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada bulan Maret 2018 menghasilkan pembelian yang signifikan di hampir semua perusahaan teknologi besar, termasuk aplikasi berbagi tumpangan seperti Uber dan Lyft.
Pada hari Senin, Trump mengatakan bahwa dia mungkin akan pergi ke Arab Saudi lagi untuk kunjungan pertamanya ke negara asing, tetapi hanya jika harganya tepat.
"Saya melakukannya dengan Arab Saudi terakhir kali karena mereka setuju untuk membeli produk kami senilai USD450 miliar. Saya katakan saya akan melakukannya, tetapi Anda harus membeli produk Amerika, dan mereka setuju untuk melakukannya," katanya, seraya menambahkan bahwa ia akan pergi ke sana lagi jika kerajaan setuju untuk membeli lebih banyak.
"Ya, saya tidak tahu. Jika Arab Saudi ingin membeli 450 atau 500 lagi, kami akan menaikkannya untuk semua inflasi. Saya pikir saya mungkin akan pergi ke sana,” imbuh dia.
Baik Pemerintah AS maupun Kerajaan Arab Saudi tidak menjelaskan ke mana investasi Saudi yang masuk di AS akan digunakan, tetapi kunjungan beberapa minggu ke AS oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman pada bulan Maret 2018 menghasilkan pembelian yang signifikan di hampir semua perusahaan teknologi besar, termasuk aplikasi berbagi tumpangan seperti Uber dan Lyft.
(mas)
Lihat Juga :