Eks Bos Bandara Korsel Ditemukan Tewas setelah Tragedi Jeju Air Tewaskan 179 Orang
Kamis, 23 Januari 2025 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Dinding beton di Bandara Internasional Muan berjarak 250 meter dari ujung landasan pacu.
Penyebab lain yang diselidiki adalah peringatan bird strike (serangan burung) yang dikirimkan pilot sesaat sebelum pesawat mengalami kecelakaan di bandara.
CEO Jeju Air Kim E-bae mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada The Korea Times: "Kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada para penumpang yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan itu dan kepada keluarga mereka yang ditinggalkan. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan itu belum ditentukan, dan kami harus menunggu penyelidikan resmi oleh lembaga pemerintah. Apa pun penyebabnya, saya bertanggung jawab penuh sebagai CEO."
Boeing mengatakan dalam sebuah pernyataan di X: "Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang kehilangan orang yang dicintai, dan pikiran kami tetap bersama para penumpang dan kru."
Investigasi atas kecelakaan tersebut masih berlangsung dan Kim saat ini dilarang meninggalkan negara tersebut.
Pihak Bandara Internasional Muan mengatakan akan mematuhi peraturan pemerintah untuk membuat bandara mereka lebih aman. Landasan pacu mereka juga akan tetap ditutup hingga pertengahan April.
Kementerian Transportasi mengatakan akan memiliki rencana akhir untuk membuat struktur yang lebih aman pada akhir bulan ini.
Penyebab lain yang diselidiki adalah peringatan bird strike (serangan burung) yang dikirimkan pilot sesaat sebelum pesawat mengalami kecelakaan di bandara.
CEO Jeju Air Kim E-bae mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada The Korea Times: "Kami menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada para penumpang yang kehilangan nyawa dalam kecelakaan itu dan kepada keluarga mereka yang ditinggalkan. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan itu belum ditentukan, dan kami harus menunggu penyelidikan resmi oleh lembaga pemerintah. Apa pun penyebabnya, saya bertanggung jawab penuh sebagai CEO."
Boeing mengatakan dalam sebuah pernyataan di X: "Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang kehilangan orang yang dicintai, dan pikiran kami tetap bersama para penumpang dan kru."
Investigasi atas kecelakaan tersebut masih berlangsung dan Kim saat ini dilarang meninggalkan negara tersebut.
Pihak Bandara Internasional Muan mengatakan akan mematuhi peraturan pemerintah untuk membuat bandara mereka lebih aman. Landasan pacu mereka juga akan tetap ditutup hingga pertengahan April.
Kementerian Transportasi mengatakan akan memiliki rencana akhir untuk membuat struktur yang lebih aman pada akhir bulan ini.
(mas)
Lihat Juga :