Trump Ancam Putin: Akhiri Perang Ukraina atau Banyak Sanksi AS untuk Rusia!

Kamis, 23 Januari 2025 - 07:09 WIB
loading...
Trump Ancam Putin: Akhiri...
Presiden AS Donald Trump mengancam Presiden Rusia Vladimir Putin, menekannya untuk mengakhiri perang Ukraina. Foto/Sputnik/Ilya Pitalev
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pesan bernada ancaman kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dia mengatakan Putin harus membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang Ukraina "sekarang" atau Moskow menghadapi kenaikan tarif dan lebih banyak sanksi dari Washington.

"Jika kita tidak membuat 'kesepakatan', dan segera, saya tidak punya pilihan lain selain mengenakan pajak, tarif, dan sanksi tingkat tinggi pada apa pun yang dijual oleh Rusia ke Amerika Serikat, dan berbagai negara peserta lainnya," kata Trump di media sosial Truth Social miliknya pada Rabu.

Baca Juga: Trump: Putin Menghancurkan Rusia dengan Menolak Kesepakatan Akhiri Perang Ukraina

Trump mengatakan bahwa dia tidak bermaksud menyakiti Rusia dan selalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan Putin, seorang pemimpin yang selama ini dia kagumi.

"Dengan semua itu, saya akan mendukung Rusia, yang ekonominya sedang gagal, dan Presiden Putin, dengan kebaikan yang sangat besar. Selesaikan masalah ini sekarang, dan hentikan perang konyol ini! Ini hanya akan menjadi lebih buruk," lanjut dia, seperti dikutip dari AFP, Kamis (23/1/2025).

Trump mengambil sikap yang lebih keras daripada yang dia lakukan selama konferensi pers di Gedung Putih pada hari Selasa, ketika dia mengatakan "kedengarannya mungkin" bahwa dia akan menerapkan sanksi tambahan jika Putin tidak datang ke meja perundingan.

Presiden AS itu juga menolak mengatakan apakah dia akan melanjutkan kebijakan pendahulunya; Joe Biden, untuk mengirim senjata ke Ukraina guna melawan invasi Rusia, yang diluncurkan pada Februari 2022.

"Kami sedang mempertimbangkannya," katanya dalam konferensi pers.

"Kami sedang berbicara dengan (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky, kami akan segera berbicara dengan Presiden Putin," paparnya.

Sebelum pelantikannya pada hari Senin, Trump telah berjanji untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina bahkan sebelum menjabat, yang meningkatkan harapan bahwa dia akan memanfaatkan bantuan untuk memaksa Kyiv membuat konsesi kepada Moskow.

Dalam pernyataan kritis yang tidak biasa terhadap Putin pada hari Senin, Trump mengatakan bahwa Putin menghancurkan Rusia dengan tidak membuat kesepakatan mengakhiri perang Ukraina.

Trump menambahkan bahwa Zelensky telah mengatakan kepadanya bahwa dia menginginkan perjanjian damai untuk mengakhiri perang.

Di sisi lain, Trump bersikeras bahwa Brussels harus menyamakan dengan Washington dalam hal jumlah dukungan yang diberikannya kepada Ukraina.

"Kita di sana dengan dana USD200 miliar lebih banyak daripada Uni Eropa. Maksud saya, apa yang kita lakukan, bodoh? Saya rasa jawabannya adalah 'ya'. Mereka pasti berpikir begitu," kata Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved