Pangeran Arab Saudi Minta Perang Iran dan Israel Harus Dihindari, Berikut 3 Alasannya

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:46 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi minta Perang Iran dan Israel harus dihindari. Foto/X/@IRIran_Military
A A A
RIYADH - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan Al-Saud mengatakan bahwa ia tidak melihat pemerintahan baru Donald Trump berkontribusi terhadap risiko perang antara Israel dan Iran

Itu menanggapi masalah yang telah ditakuti kawasan tersebut sejak dimulainya perang Israel di Gaza.

Pangeran Arab Saudi Minta Perang Iran dan Israel Harus Dihindari, Berikut 3 Alasannya

1. Iran Mau Bekerja Sama dalam Program Nuklirnya

Pangeran Faisal Bin Farhan Al-Saud juga menyampaikan kepada pertemuan Davos bahwa ia berharap pendekatan Presiden Trump terhadap Iran akan disambut dengan kesediaan Teheran untuk terlibat secara positif dengan pemerintahan AS dan mengatasi masalah program nuklirnya.

"Jelas terjadi perang antara Iran dan Israel, perang apa pun di kawasan kita adalah sesuatu yang harus kita hindari sebisa mungkin," kata Pangeran Faisal, saat berbicara dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Swiss, dilansir Middle East Monitor.

Baca Juga: Ambisi dan Mimpi Donald Trump

2. Donald Trump Tidak Mendukung Perang dengan Iran

"Saya tidak melihat pemerintahan AS yang baru sebagai pihak yang berkontribusi terhadap risiko perang, sebaliknya, Presiden Trump telah cukup jelas menyatakan bahwa ia tidak mendukung konflik."

Pangeran Faisal juga mengatakan bahwa ia akan mengunjungi Lebanon akhir minggu ini, yang merupakan perjalanan pertama Menteri Luar Negeri Saudi dalam lebih dari satu dekade.

3. Pengaruh Iran di Timur Tengah Telah Melemah

Kerajaan Arab Saudi menjauhi Lebanon selama bertahun-tahun karena pengaruh kuat Hizbullah terhadap urusan negara.

Pangeran Faisal mengatakan bahwa terpilihnya seorang Presiden Lebanon setelah kekosongan yang lama di negara tersebut merupakan hal yang positif, tetapi Arab Saudi perlu melihat reformasi yang nyata untuk meningkatkan keterlibatannya di negara tersebut.

Parlemen Lebanon memilih panglima militer, Joseph Aoun sebagai kepala negara awal bulan ini, mengisi jabatan presiden yang kosong dengan seorang Jenderal yang mendapat dukungan AS dan menunjukkan pengaruh Hizbullah yang melemah setelah perang yang menghancurkan kelompok itu dengan Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved