Tuding PM Netanyahu Menyerah kepada Hamas, Menkeu Israel Ancam Gulingkan Pemerintahan
Senin, 20 Januari 2025 - 16:20 WIB
loading...
PM Benjamin Netanyahu menyerah kepada Hamas sehingga Menkeu Israel ancam gulingkan pemerintahan. Foto/IG/IDF
A
A
A
GAZA - Menteri Keuangan Israel sayap kanan Bezalel Smotrich mengancam akan menggulingkan pemerintah jika tidak menduduki Jalur Gaza. Itu sebagai tindakan pembangkangan karena tentara Israel menarik diri dari Gaza karena kesepakatan gencatan senjata.
Menteri ekstremis itu menyebut perjanjian gencatan senjata Gaza sebagai "kesalahan yang sangat serius" dan "menyerah kepada Hamas."
Perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Gaza mulai berlaku pada pukul 11.15 waktu setempat (09.15GMT) pada hari Minggu setelah tertunda beberapa jam karena tuduhan Israel terhadap Hamas karena menunda pembebasan daftar tawanan yang akan dibebaskan. Perjanjian tersebut awalnya dijadwalkan akan dimulai pada pukul 8.30 waktu setempat (06.30GMT).
"Israel harus menduduki Gaza dan membentuk pemerintahan militer sementara karena tidak ada cara lain untuk mengalahkan Hamas,” kata Smotrich kepada Radio Angkatan Darat.
“Saya akan menggulingkan pemerintah jika tidak kembali berperang dengan cara yang [mengarah kepada kita] untuk mengambil alih seluruh Jalur Gaza dan memerintahnya.”
Menteri ekstremis itu menyebut perjanjian gencatan senjata Gaza sebagai "kesalahan yang sangat serius" dan "menyerah kepada Hamas."
Perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Gaza mulai berlaku pada pukul 11.15 waktu setempat (09.15GMT) pada hari Minggu setelah tertunda beberapa jam karena tuduhan Israel terhadap Hamas karena menunda pembebasan daftar tawanan yang akan dibebaskan. Perjanjian tersebut awalnya dijadwalkan akan dimulai pada pukul 8.30 waktu setempat (06.30GMT).
"Israel harus menduduki Gaza dan membentuk pemerintahan militer sementara karena tidak ada cara lain untuk mengalahkan Hamas,” kata Smotrich kepada Radio Angkatan Darat.
“Saya akan menggulingkan pemerintah jika tidak kembali berperang dengan cara yang [mengarah kepada kita] untuk mengambil alih seluruh Jalur Gaza dan memerintahnya.”
Lihat Juga :