7 Tokoh Yahudi yang Tak Senang dengan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel dan Hamas
Senin, 20 Januari 2025 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Melansir Al Jazeera, sedikitnya ada 24 menteri dalam pemerintahan koalisi Netanyahu yang memberikan suara mendukung gencatan senjata. Kemudian, ada sekitar delapan lainnya yang menolak.
Itamar Ben-Gvir adalah salah satu orang yang tegas menentang gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Menteri Keamanan Nasional Israel itu bahkan dilaporkan mengundurkan diri dari kabinet pemerintahan Netanyahu.
Mengutip Associated Press, pengunduran diri Ben-Gvir merupakan jawaban atas ketidaksetujuannya terhadap gencatan senjata dengan Hamas. Hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap keabsahan gencatan senjata, tetapi tetap berdampak pada melemahnya koalisi Netanyahu di pemerintahan.
Sekali lagi, momen ini menandai tindakan pembangkangan terbaru yang dilakukan Ben-Gvir terhadap Netanyahu. Sebelumnya, dia memang cukup sering berbuat kontroversi, termasuk melanggar perintah dari bosnya di pemerintahan Zionis tersebut.
Berikutnya ada Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich. Dia juga menjadi salah satu menteri di kabinet Netanyahu yang menolak kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas meski akhirnya kalah suara.
Melansir Jerusalem Post, Smotrich mengancam akan keluar dari pemerintahan koalisi jika Netanyahu menghentikan perang melawan Hamas di Gaza. Sekadar diketahui, dia juga memimpin Partai Zionisme Religius nasionalis yang merupakan bagian penting dari pemerintahan Benjamin Netanyahu di Israel.
Ofir Sofer adalah Menteri Imigrasi Israel. Dia juga berasal dari Partai Zionisme Religius sebagaimana Bezalel Smotrich.
Sejalan dengan pemimpin partainya, Sofer juga menolak gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Dia sebelumnya memberi suara menentang kesepakatan tersebut.
2. Itamar Ben-Gvir
Itamar Ben-Gvir adalah salah satu orang yang tegas menentang gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Menteri Keamanan Nasional Israel itu bahkan dilaporkan mengundurkan diri dari kabinet pemerintahan Netanyahu.
Mengutip Associated Press, pengunduran diri Ben-Gvir merupakan jawaban atas ketidaksetujuannya terhadap gencatan senjata dengan Hamas. Hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap keabsahan gencatan senjata, tetapi tetap berdampak pada melemahnya koalisi Netanyahu di pemerintahan.
Sekali lagi, momen ini menandai tindakan pembangkangan terbaru yang dilakukan Ben-Gvir terhadap Netanyahu. Sebelumnya, dia memang cukup sering berbuat kontroversi, termasuk melanggar perintah dari bosnya di pemerintahan Zionis tersebut.
3. Bezalel Smotrich
Berikutnya ada Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich. Dia juga menjadi salah satu menteri di kabinet Netanyahu yang menolak kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas meski akhirnya kalah suara.
Melansir Jerusalem Post, Smotrich mengancam akan keluar dari pemerintahan koalisi jika Netanyahu menghentikan perang melawan Hamas di Gaza. Sekadar diketahui, dia juga memimpin Partai Zionisme Religius nasionalis yang merupakan bagian penting dari pemerintahan Benjamin Netanyahu di Israel.
4. Ofir Sofer
Ofir Sofer adalah Menteri Imigrasi Israel. Dia juga berasal dari Partai Zionisme Religius sebagaimana Bezalel Smotrich.
Sejalan dengan pemimpin partainya, Sofer juga menolak gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Dia sebelumnya memberi suara menentang kesepakatan tersebut.
Lihat Juga :