Hamas Pamer Dominasi dan Kekuatan di Gaza saat Penyerahan 3 Sandera Israel
Senin, 20 Januari 2025 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Abu Obeida, juru bicara Brigade Qassam Hamas, menyampaikan pidato di televisi yang mengatakan bahwa kelompok tersebut berkomitmen untuk menghormati kesepakatan gencatan senjata dan mendesak para mediator untuk memaksa Israel menghormati perjanjian tersebut. Ia mengklaim keberhasilan proses tersebut akan bergantung pada niat baik Israel.
"Kesepakatan [gencatan senjata]… dapat dicapai lebih dari setahun yang lalu, namun ambisi jahat Netanyahu membuatnya melanjutkan perang genosida ini," kata Obeida, dilansir Al Jazeera. "Kami ingin kesepakatan ini berhasil untuk mengakhiri pertumpahan darah di antara rakyat kami," paparnya.
Baca Juga: Ini Bukti Kemenangan Nyata Hamas! 3 Sandera Israel Dibebaskan, 90 Tahanan Palestina Kembali ke Rumah
"Kami siap untuk menghormati semua ketentuan perjanjian dan menghormati jadwal yang ditetapkan. Semua ini tergantung pada timbal balik, jika tidak seluruh kesepakatan akan terganggu," jelasnya.
"7 Oktober [2023] adalah hasil dari penindasan berkelanjutan terhadap rakyat Palestina. Pendudukan adalah akar dari semua kejahatan dan kita harus mengakhirinya. Semua upaya untuk melanjutkan ini akan dihadapi dengan kekerasan," papar Obeida.
Kemudian,Pemerintah Israel kini telah resmi mengonfirmasi nama tiga sandera yang baru saja diserahkan kepada petugas Palang Merah dari Hamas.
Sebagai pengingat, sebelumnya, hanya Hamas yang telah merilis nama-nama sandera - Romi Gonen, 24; Doron Steinbrecher, 31; dan Emily Damari, 28.
"Kesepakatan [gencatan senjata]… dapat dicapai lebih dari setahun yang lalu, namun ambisi jahat Netanyahu membuatnya melanjutkan perang genosida ini," kata Obeida, dilansir Al Jazeera. "Kami ingin kesepakatan ini berhasil untuk mengakhiri pertumpahan darah di antara rakyat kami," paparnya.
Baca Juga: Ini Bukti Kemenangan Nyata Hamas! 3 Sandera Israel Dibebaskan, 90 Tahanan Palestina Kembali ke Rumah
"Kami siap untuk menghormati semua ketentuan perjanjian dan menghormati jadwal yang ditetapkan. Semua ini tergantung pada timbal balik, jika tidak seluruh kesepakatan akan terganggu," jelasnya.
"7 Oktober [2023] adalah hasil dari penindasan berkelanjutan terhadap rakyat Palestina. Pendudukan adalah akar dari semua kejahatan dan kita harus mengakhirinya. Semua upaya untuk melanjutkan ini akan dihadapi dengan kekerasan," papar Obeida.
Kemudian,Pemerintah Israel kini telah resmi mengonfirmasi nama tiga sandera yang baru saja diserahkan kepada petugas Palang Merah dari Hamas.
Sebagai pengingat, sebelumnya, hanya Hamas yang telah merilis nama-nama sandera - Romi Gonen, 24; Doron Steinbrecher, 31; dan Emily Damari, 28.
Lihat Juga :