Jelang Pelantikan Donald Trump, Ribuan Warga AS Gelar Demonstrasi di Washington

Minggu, 19 Januari 2025 - 17:05 WIB
loading...
Jelang Pelantikan Donald...
Demonstrasi menjelang pelantikan Donald Trump di Washington diikuti ribuan orang. Foto/X/@MaqsoodAsi
A A A
WASHINGTON - Ribuan demonstran yang sebagian besar perempuan turun ke jalan-jalan Washington DC pada hari Sabtu untuk berunjuk rasa menentang Presiden terpilih Donald Trump dua hari menjelang pelantikannya.

Pawai Rakyat - sebelumnya dikenal sebagai Pawai Perempuan - telah berlangsung setiap tahun sejak 2017.

Sebuah koalisi kelompok mengorganisasi gerakan tersebut dengan tujuan yang dinyatakan untuk menghadapi "Trumpisme", menurut situs webnya. Protes yang lebih kecil terhadap Trump diadakan di New York City dan di sisi lain negara di Seattle.

Unjuk rasa tersebut bertepatan dengan kedatangan Trump ke ibu kota negara untuk serangkaian acara akhir pekan menjelang upacara pelantikannya pada hari Senin.

Pawai Rakyat di Washington DC pada hari Sabtu menarik lebih sedikit peserta daripada sebelumnya.

Penyelenggara memperkirakan 50.000 orang. Namun, yang hadir hanya sekitar 5.000 orang.

Para pengunjuk rasa berkumpul di tiga taman sebelum berbaris menuju Lincoln Memorial untuk unjuk rasa.

Kelompok-kelompok di balik pawai tersebut digambarkan di situs webnya sebagai kelompok yang memiliki "identitas yang saling bersinggungan" dan memiliki "berbagai kepentingan berdasarkan isu" dengan berbagai tujuan seperti perubahan iklim, imigrasi, dan hak-hak perempuan.

Para perempuan yang berkumpul di Washington untuk bergabung dengan Pawai Rakyat mengatakan kepada BBC bahwa mereka memiliki berbagai motivasi.

Seorang pengunjuk rasa, Brooke, mengatakan bahwa ia ingin menunjukkan dukungannya terhadap akses aborsi.

"Saya benar-benar tidak senang dengan cara negara kita memilih," katanya. "Saya sangat sedih karena negara kita condong ke presiden yang sudah pernah mengecewakan kita dan kita tidak mencalonkan kandidat perempuan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved