Jelang Pelantikan Donald Trump, Ribuan Warga AS Gelar Demonstrasi di Washington
Minggu, 19 Januari 2025 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Salah seorang pria, Timothy Wallis, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa teman-temannya baru saja membeli topi Trump dari pedagang kaki lima.
Tn. Wallis, 58, dari Pocatello, Idaho, mengatakan para pengunjuk rasa People's March memiliki "hak" untuk berdemonstrasi, meskipun ia merasa bingung dengan kemarahan yang ada.
"Sangat menyedihkan melihat keadaan kita sebagai sebuah negara," katanya.
Seorang pengunjuk rasa lain yang diwawancarai BBC, datang ke Washington khusus untuk pawai tersebut.
Susie datang dari daerah San Francisco untuk berdemonstrasi bersama saudara perempuannya, Anne, yang tinggal di dekat situ. Mereka berdua menghadiri Women's March setelah pelantikan pertama Trump dan kembali dengan "topi vagina" mereka.
Susie mengingat kerumunan orang pada tahun 2017. Ia berharap orang-orang masih akan turun ke jalan untuk menentang kebijakan Trump.
"Kali ini taruhannya lebih tinggi," katanya. "Trump semakin berani. Ia membuat kelas miliarder dan kelas teknologi tunduk."
Anne juga mengatakan bahwa ia menyadari para pengunjuk rasa "tidak peduli" dengan banyak orang Amerika. Trump memenangkan semua tujuh negara bagian yang masih belum jelas arah politiknya dan suara terbanyak pada November lalu.
Namun ia menambahkan: "Kami masih di sini, dan kami akan melawan."
Tn. Wallis, 58, dari Pocatello, Idaho, mengatakan para pengunjuk rasa People's March memiliki "hak" untuk berdemonstrasi, meskipun ia merasa bingung dengan kemarahan yang ada.
"Sangat menyedihkan melihat keadaan kita sebagai sebuah negara," katanya.
Seorang pengunjuk rasa lain yang diwawancarai BBC, datang ke Washington khusus untuk pawai tersebut.
Susie datang dari daerah San Francisco untuk berdemonstrasi bersama saudara perempuannya, Anne, yang tinggal di dekat situ. Mereka berdua menghadiri Women's March setelah pelantikan pertama Trump dan kembali dengan "topi vagina" mereka.
Susie mengingat kerumunan orang pada tahun 2017. Ia berharap orang-orang masih akan turun ke jalan untuk menentang kebijakan Trump.
"Kali ini taruhannya lebih tinggi," katanya. "Trump semakin berani. Ia membuat kelas miliarder dan kelas teknologi tunduk."
Anne juga mengatakan bahwa ia menyadari para pengunjuk rasa "tidak peduli" dengan banyak orang Amerika. Trump memenangkan semua tujuh negara bagian yang masih belum jelas arah politiknya dan suara terbanyak pada November lalu.
Namun ia menambahkan: "Kami masih di sini, dan kami akan melawan."
(ahm)
Lihat Juga :