2 Hakim Mahkamah Agung Iran Dibunuh, Pelaku Bunuh Diri saat Akan Ditangkap

Minggu, 19 Januari 2025 - 07:35 WIB
loading...
2 Hakim Mahkamah Agung...
Dua hakim Mahkamah Agung Iran dibunuh seorang pria bersenjata misterius. Pelaku bunuh diri saat akan ditangkap. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Dua hakim Mahkamah Agung (MA) Iran telah dibunuh oleh seorang pria bersenjata misterius di Teheran pada hari Sabtu. Pelaku kemudian bunuh diri di tempat saat hendak ditangkap pasukan keamanan.

Mengutip laporan IRNA, Minggu (19/1/2025), kedua hakim tersebut diidentifikasi sebagai Hojjat al-Islam Razini dan Hojjat al-Islam wal-Muslimeen Moqisseh, yang masing-masing memimpin cabang pengadilan yang berbeda.

Keduanya sangat terlibat dalam memerangi kejahatan terhadap keamanan nasional. Otoritas peradilan setempat menggambarkan mereka sebagai sosok pemberani dan berpengalaman.

Baca Juga: Jenderal IRGC: Kekuatan Rudal Iran Tumbuh Setiap Hari, Dua Serangan ke Israel Hanya Demo Kecil

Pusat media peradilan mengatakan bahwa serangan terhadap kedua hakim MA tersebut adalah tindakan yang direncanakan, menambahkan bahwa indikasi awal adalah pembunuh tersebut tidak memiliki kasus di MA dan dia juga bukan klien dari cabang pengadilan tersebut.

“Segera setelah aksi teroris itu, ada upaya untuk menangkap pria bersenjata itu, yang dengan cepat bunuh diri," kata para pejabat Iran, seraya menegaskan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Sementara para pejabat Iran tidak menyalahkan siapa pun atas serangan ini, mereka menunjukkan bahwa selama setahun terakhir, tindakan ekstensif telah diambil oleh pengadilan untuk mengidentifikasi, menangkap, dan mengadili agen dan elemen yang berafiliasi dengan rezim Zionis Israel.

Razini menjadi sasaran upaya pembunuhan pada tahun 1998, ketika penyerang dengan sepeda motor menempelkan bom magnetik ke kendaraannya, melukai hakim tersebut. Razini sedang memimpin pengadilan Teheran saat itu.

Kedua hakim tersebut dilaporkan terlibat dalam dugaan pembersihan para pembangkang pada tahun 1988 di akhir perang Iran-Irak yang berkepanjangan. Saat itu, target utama otoritas Iran adalah apa yang disebut Organisasi Mujahidin Rakyat Iran (MEK), yang menyerbu negara itu dengan pasukan berkekuatan 7.000 orang yang didukung oleh Irak.

MEK, yang menganut perpaduan ideologis antara prinsip-prinsip Islam dan Marxisme revolusioner, telah bermarkas di Albania selama beberapa dekade. Para pejabat Iran mengeklaim para milisi kelompok itu telah menewaskan lebih dari 12.000 warga sipil sejak revolusi Islam 1979.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved