Siapa Tulip Siddiq? Politikus Inggris yang Selamat dari Kudeta Berdarah di Bangladesh

Kamis, 16 Januari 2025 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Terpilih menjadi anggota Parlemen dalam pemilihan umum tahun 2015, Siddiq adalah salah satu dari 36 anggota parlemen Partai Buruh yang mencalonkan Jeremy Corbyn untuk kepemimpinan partai, tetapi ia mendukung Andy Burnham dalam pemilihan tersebut.

Ia akan terpilih kembali pada tahun 2017, 2019, dan 2024 dengan mayoritas yang jauh lebih besar.

Ditunjuk sebagai menteri pendidikan bayangan pada tahun 2016, ia mengundurkan diri dari kursi terdepan tiga bulan kemudian untuk memberikan suara menentang pemicu Brexit.

5. Politikus Perempuan Berpengaruh

Siddiq mungkin paling dikenal karena berkampanye untuk pembebasan konstituennya, warga negara Inggris-Iran Nazanin Zaghari-Ratcliffe, yang ditahan di Iran selama hampir enam tahun.

Pada tahun 2017, saat berkampanye untuk pembebasan Zaghari-Ratcliffe, Siddiq ditanya dalam sebuah wawancara dengan Channel 4 News mengapa dia tidak menantang bibinya, yang dituduh memimpin pemerintahan otoriter di Bangladesh yang bersalah atas pelanggaran hak asasi manusia.

Pertengkaran pun terjadi, editor program tersebut mengeluh bahwa perilakunya terhadap produser yang sedang hamil dianggap "mengancam", dan Siddiq meminta maaf.

Dia menikah pada tahun 2013. Dua hari sebelum melahirkan anak keduanya pada tahun 2019, dia menghadiri DPR dengan kursi roda untuk pemungutan suara Brexit yang penting. Akhir bulan itu, setelah perubahan aturan, dia menjadi anggota parlemen pertama yang memberikan suara melalui perwakilan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
Berita Terkini
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved