Ini Cara Jitu Iran Mengacaukan Negara Kaya di Eropa, Yang Pasti Bukan dengan Senjata Nuklir

Selasa, 14 Januari 2025 - 04:40 WIB
loading...
Ini Cara Jitu Iran Mengacaukan...
Iran mengacaukan negara maju di Eropa, salah satunya Swedia. Foto/X/@UrbanCourtyard
A A A
TEHERAN - Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson menuduh Republik Islam Iran menggunakan kelompok-kelompok kriminal terorganisasi untuk mengatur kejahatan di negara Skandinavia tersebut.

"Iran menggunakan geng-geng kriminal yang terorganisasi dan kejam untuk melakukan serangan serius di Swedia," kata Perdana Menteri Ulf Kristersson. Dia menyebutnya sebagai bagian dari "serangan hibrida dan perang proksi" di tanah negara Skandinavia tersebut.

“Swedia tidak sedang berperang. Namun, tidak ada perdamaian juga," katanya pada hari pembukaan konferensi tahunan tiga hari Folk och Försvars (rakyat dan pertahanan) Swedia di Sälen, Swedia utara, dilansir Iran International.

Perdana menteri Swedia mencatat bahwa "perdamaian sejati membutuhkan kebebasan dan tidak adanya konflik serius antarnegara. Namun, kami dan tetangga kami terpapar pada serangan hibrida, yang dilakukan bukan dengan robot dan tentara, tetapi dengan komputer, uang, disinformasi, dan risiko sabotase." Mereka yang menginginkan perdamaian, katanya, harus "bersiap untuk perang".

Baca Juga: Tak Ingin Kalah dengan Iran, Arab Saudi Akan Menjual Uranium
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved