China Sudah Ungguli AS dalam Jumlah AL, Rudal Darat dan Sistem Rudal Udara

Rabu, 02 September 2020 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Sejak meninggalkan INF pada Agustus tahun lalu, AS telah menguji masing-masing GLCM kelas menengah dan satu GLBM dalam perkembangan yang menuai kritik dari China dan Rusia. (Baca juga: Hebat! Pesawat F-16 TNI AU Bisa Tembak 4 Target Sekaligus Tanpa Melihat )

Selain penyerangan, China juga berinvestasi dalam pertahanan, menetapkan apa yang oleh laporan Pentagon disebut sebagai "salah satu kekuatan terbesar di dunia dari sistem pertahanan rudal surface-to-air jarak jauh yang canggih. Ini termasuk S-400 Rusia yang canggih, S-300 dan sistem yang diproduksi di dalam negeri yang merupakan bagian dari arsitektur sistem pertahanan udara terintegrasi yang kuat.

Untuk pertama kalinya, Pentagon tahun ini merilis perkiraan stok nuklir China, yang diperkirakan berada di kisaran terendah 200-an buah hulu ledak. Namun, laporan kali ini mengatakan bahwa jumlah hulu ledak nuklir Beijing diproyeksikan akan menjadi setidaknya dua kali lipat selama satu dekade berikutnya.

AS sendiri diperkiraan memiliki 5.800 hulu ledak nuklir. China telah berhasil meningkatkan kesiapan pasukan nuklirnya dengan beralih ke postur peluncuran saat peringatan (LOW) dengan kekuatan berbasis silo yang diperluas. Namun, tidak seperti AS, China telah menjanjikan kebijakan yang melarangnya sebagai pengguna pertama senjata nuklir.

China berpendapat bahwa perbedaan besar dalam persenjataannya dibandingkan dengan Rusia dan AS berarti tidak perlu untuk bergabung dengan pakta kontrol senjata bilateral yang ada antara Moskow dan Washington meskipun ada keinginan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump untuk menahan kemampuan China. Trump dan para pejabat tingginya telah bergerak untuk melawan kebangkitan militer, politik dan ekonomi China, dengan menuduh Beijing melakukan pelanggaran keamanan, kemanusiaan, dan perdagangan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved