Terungkap, Tentara Israel Melakukan Pemerkosaan Massal selama Perang Gaza

Sabtu, 11 Januari 2025 - 21:52 WIB
loading...
A A A
Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Med mendesak bahwa berdasarkan hal ini: “Alasan untuk memasukkan Israel ke dalam daftar hitam PBB atas entitas yang diduga melakukan kekerasan seksual dalam konflik sangat kuat.”

Laporan tersebut menyebutkan pengungkapan terbaru penolakan Israel untuk bekerja sama dengan penyelidikan oleh Perwakilan Khusus PBB untuk Kekerasan Seksual Terkait Konflik Pramila Patten.

Menurut laporan tersebut: "Penolakan ini dilaporkan berasal dari kekhawatiran bahwa penyelidikan komprehensif akan mengungkap penggunaan pemerkosaan massal secara sistematis oleh Israel terhadap warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, karena Patten bersikeras bahwa akses ke pusat penahanan Israel untuk menyelidiki tuduhan terhadap tentara Israel merupakan persyaratan penting untuk proses tersebut."

Ketua Euro-Med Monitor Ramy Abdu menekankan: "Penolakan Israel yang berulang kali untuk bekerja sama dengan semua penyelidikan PBB atas kekerasan seksual menyoroti eksploitasi pemerintah Israel atas tuduhan kejahatan berat ini sebagai alat propaganda untuk membuat persetujuan atas genosida yang disiarkan langsung secara penuh."

"Israel hanya menggunakan tuduhan ini untuk mempermalukan dan mencoreng para pengkritik dan mengalihkan kesalahan dari kejahatannya yang hebat terhadap kemanusiaan," tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved