Heboh Bola Api Terbang Terlihat di Langit saat Kebakaran Dahsyat Landa Los Angeles

Sabtu, 11 Januari 2025 - 17:34 WIB
loading...
A A A
Meteor, atau "bintang jatuh," adalah jalur meteoroid yang terlihat yang jatuh ke atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi, menurut NASA.

Pada April 2024, melansir Fox News, Pejabat Komando Luar Angkasa AS mengonfirmasi pada bahwa apa yang awalnya dilaporkan sebagai penampakan meteor, sebenarnya adalah modul China yang digunakan untuk meluncurkan tiga astronot pada tahun 2022.

Beberapa orang mengira puing-puing yang menyala itu adalah meteor yang terang, sementara yang lain mengira itu adalah puing-puing dari peluncuran roket SpaceX Falcon 9.

Apa yang melesat di langit sebenarnya adalah modul orbital Shenzhou 15 yang memasuki kembali atmosfer Bumi. Pelindung panas modul itu terbakar, membuatnya tampak seperti hujan meteor.

"Komando Luar Angkasa AS dapat mengonfirmasi bahwa Modul SZ-15 Republik Rakyat Tiongkok, SCC# 56873, kembali memasuki atmosfer Bumi di atas Samudra Pasifik timur sekitar pukul 01.43 dini hari waktu Pasifik pada tanggal 2 April," juru bicara Komando Luar Angkasa AS mengonfirmasi kepada FOX 11.

Menurut Aerospace Corp., modul Shenzhou digunakan untuk meluncurkan tiga astronot Tiongkok ke luar angkasa pada bulan November 2022. Sampah luar angkasa tersebut diperkirakan akan hancur di atas Samudra Pasifik.

Pendorong roket dan pesawat ruang angkasa biasanya akan jatuh kembali ke Bumi.

NASA, Badan Antariksa Eropa, dan anggota komunitas kedirgantaraan internasional lainnya memiliki pedoman untuk mengurangi satelit dan bagian roket yang mati di orbit rendah Bumi dengan mewajibkan pembuangan peluruhan alami pascamisi atau masuk secara terkendali.

Orbit rendah Bumi semakin padat dengan satelit yang aktif dan tidak aktif, yang dapat menghasilkan lebih banyak sampah luar angkasa jika mereka saling bertabrakan di orbit. Program Puing Orbit NASA memperkirakan ada lebih dari 25.000 objek yang lebih besar dari 10 cm (3,9 inci), dengan sekitar 500.000 bagian yang lebih kecil dari yang mengorbit Bumi.

Ketika satelit dan roket lama ditarik kembali ke Bumi, sebagian besar perangkat keras pecah menjadi bagian-bagian kecil saat menghantam atmosfer Bumi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved