Sejumlah Negara Khawatirkan Praktik Spionase di Balik Program Inovasi China
Sabtu, 11 Januari 2025 - 10:42 WIB
loading...
A
A
A
Lewat pembinaan kemitraan dengan lembaga-lembaga akademis dan perusahaan-perusahaan teknologi tinggi, basis-basis ini tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga berkontribusi pada tujuan China untuk mengurangi ketergantungannya pada teknologi asing.
Inti dari strategi inovasi China adalah penggunaan program-program pertukaran akademis dan budaya untuk menarik mahasiswa dan peneliti internasional ke ekosistem inovasinya.
Baca Juga: Taiwan Tuding Kapal China Dalang Kerusakan Kabel Internet Bawah Laut
Melalui inisiatif-inisiatif seperti Rencana Seribu Bakat dan Institut-Institut Konfusius, China telah berhasil merekrut ribuan ilmuwan, insinyur, dan teknokrat untuk berkontribusi pada tujuan-tujuan penelitian dan pengembangannya.
Namun, program-program ini juga menuai kritik dan pengawasan dari negara-negara Barat. Laporan-laporan menunjukkan bahwa beberapa mahasiswa dan peneliti terkait inisiatif-inisiatif ini telah terlibat dalam pencurian kekayaan intelektual dan transfer-transfer teknologi yang tidak sah.
Investigasi Senat Amerika Serikat (AS) pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa para peneliti China yang berpartisipasi dalam program bakat diharuskan menandatangani perjanjian untuk memprioritaskan kepentingan China dan berbagi penemuan ilmiah apa pun yang dibuat selama bekerja di luar negeri.
Memanfaatkan Universitas dan Program Pertukaran
Inti dari strategi inovasi China adalah penggunaan program-program pertukaran akademis dan budaya untuk menarik mahasiswa dan peneliti internasional ke ekosistem inovasinya.
Baca Juga: Taiwan Tuding Kapal China Dalang Kerusakan Kabel Internet Bawah Laut
Melalui inisiatif-inisiatif seperti Rencana Seribu Bakat dan Institut-Institut Konfusius, China telah berhasil merekrut ribuan ilmuwan, insinyur, dan teknokrat untuk berkontribusi pada tujuan-tujuan penelitian dan pengembangannya.
Namun, program-program ini juga menuai kritik dan pengawasan dari negara-negara Barat. Laporan-laporan menunjukkan bahwa beberapa mahasiswa dan peneliti terkait inisiatif-inisiatif ini telah terlibat dalam pencurian kekayaan intelektual dan transfer-transfer teknologi yang tidak sah.
Investigasi Senat Amerika Serikat (AS) pada tahun 2019 mengungkapkan bahwa para peneliti China yang berpartisipasi dalam program bakat diharuskan menandatangani perjanjian untuk memprioritaskan kepentingan China dan berbagi penemuan ilmiah apa pun yang dibuat selama bekerja di luar negeri.
Lihat Juga :