Pandemi Corona Memburuk, Siswa Eropa Kembali Bersekolah
Rabu, 02 September 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa otorisasi darurat vaksin membutuhkan "keseriusan dan refleksi yang besar". Kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan setiap negara memiliki hak untuk menyetujui obat tanpa uji coba penuh, tetapi itu bukan sesuatu yang Anda lakukan dengan mudah. WHO mengatakan bahwa 33 vaksin potensial saat ini siap untuk memasuki tahap uji klinis dan 143 lainnya berada dalam tahap evaluasi praklinis.
Meskipun jumlah kasus harian telah menurun dalam beberapa pekan terakhir, AS masih menjadi negara yang paling terdampak di dunia dalam hal jumlah total kasus dan kematian. Pemerintahan Presiden Donald Trump telah berulang kali dikritik atas penanganan wabah tersebut. (Lihat videonya: Kericuhan Warnai Penobatan Sultan Sepuh XV Keraton Kesepuhan Cirebon)
Namun, juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan bahwa AS sedang mengatasi pandemi itu dengan baik. "Kami semangat ketika melihat penurunan kasus, kematian, dan rawat inap," katanya.
McEnany mengatakan AS memiliki salah satu tingkat kematian terendah di dunia. “Pengobatan kami bekerja dan menyelamatkan nyawa,” katanya. (Muh Shamil)
(ysw)
Lihat Juga :