Tanggapi Krisis Politik Korea Selatan, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Pertama Tahun 2025

Senin, 06 Januari 2025 - 15:14 WIB
loading...
Tanggapi Krisis Politik...
Korea Utara meluncurkan rudal balistik untuk menanggap krisis politik di musuh bebuyutannya. Foto/X/@nex_def
A A A
PYONYANG - Korea Utara menembakkan rudal balistik pertamanya tahun ini ke Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang, hanya dua minggu menjelang pelantikan Presiden terpilih AS Donald Trump dan krisis politik di Korea Selatan.

Peluncuran tersebut dikonfirmasi oleh otoritas Korea Selatan dan Jepang, meskipun Pyongyang belum memberikan rinciannya.

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan rudal tersebut tampaknya memiliki jarak menengah, dengan perkiraan jarak terbang 3.000 hingga 5.500 kilometer (1.864 hingga 3.418 mil), meskipun analisis lebih lanjut masih berlangsung.

Rudal tersebut dilaporkan ditembakkan dari wilayah Pyongyang, tambah JCS karena peluncuran tersebut bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken ke Seoul di tengah krisis politik Korea Selatan.

Kantor Perdana Menteri Jepang mengatakan bahwa rudal balistik yang diduga diluncurkan oleh Korea Utara, dengan proyektil jatuh di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang.

Pihak berwenang menyerukan untuk memastikan keselamatan pesawat, kapal, dan aset lainnya, menekankan kesiapan untuk kemungkinan yang terjadi.

Baca Juga: Houthi ke Israel: Kembalilah ke Negara Asalmu; Kami Tidak Akan Tinggalkan Gaza Sendirian

Dalam sebuah konferensi pers di Seoul, Blinken mengutuk peluncuran rudal Korea Utara.

“Kami mengutuk peluncuran rudal DPRK hari ini, pelanggaran lain terhadap berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Blinken, menggunakan inisial nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea, dilansir Anadolu.

Blinken sedang dalam kunjungan dua hari ke Korea Selatan, di mana ia mengadakan pembicaraan dengan mitranya, Cho Tae-yul, sebagai bagian dari perjalanan terakhirnya sebelum pelantikan Trump pada 20 Januari.

Kemudian, kedua pejabat tersebut menyampaikan pidato dalam konferensi pers bersama.

Mengomentari hubungan Korea Utara dengan Rusia, Blinken mengatakan Pyongyang "sudah menerima peralatan dan pelatihan militer Rusia."

"Sekarang kami punya alasan untuk percaya bahwa Moskow bermaksud untuk berbagi teknologi antariksa dan satelit canggih dengan Pyongyang," tambahnya.

Blinken juga membahas upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan Korea Utara, dengan mencatat bahwa pemerintahan Biden telah melakukan "berbagai upaya untuk melibatkan DPRK, tanpa syarat dalam banyak kesempatan."

"Satu-satunya respons yang kami dapatkan adalah respons yang semakin provokatif, termasuk peluncuran rudal," katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Venezuela Masih Mencekam...
Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Berita Terkini
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Infografis
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved