5 Fakta Bandara Militer Rusia di Dataran Tinggi Guci, Laos

Rabu, 08 Januari 2025 - 14:20 WIB
loading...
A A A
Pada bulan April 2019, kantor berita Rusia TASS melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Rusia dan Laos telah menyepakati bidang-bidang perluasan kerja sama militer antara kedua negara di sela-sela Konferensi Internasional Moskow tentang Keamanan Internasional, mengutip Menteri Pertahanan Laos Chansamone Chanyalath. Laporan tersebut tidak memberikan rincian perjanjian tersebut.

Pada bulan Juni tahun lalu, Laos meluncurkan rencana untuk membangun patung-patung untuk menghormati dua pilot Soviet yang tidak disebutkan namanya yang meninggal saat bertugas di negara Asia Tenggara tersebut, yang membuat marah warga yang mengatakan bahwa USD775.000 yang dialokasikan untuk proyek tersebut dapat digunakan dengan lebih baik untuk pemulihan dari pandemi virus corona.

Para pilot berada di Laos sebagai bagian dari kehadiran militer Moskow di negara komunis itu antara tahun 1975 dan 1992 dan diyakini terlibat dalam pelatihan pilot di angkatan udara Laos. Seorang pejabat dari Kementerian Informasi, Kebudayaan, dan Pariwisata mengatakan kepada RFA saat itu bahwa para pilot tewas dalam kecelakaan di provinsi Xieng Khouang saat sedang menjalankan misi latihan.

Menurut laporan di situs web Kementerian Pertahanan Laos, Chansamone bertemu dengan Duta Besar Rusia untuk Laos Vladimir Kalinin di Kedutaan Besar Rusia di Vientiane pada tanggal 29 Desember dan mengucapkan terima kasih kepadanya atas hadiah Rusia berupa hanggar untuk menyimpan tank di provinsi Xieng Khouang.

Chansamone juga menyampaikan rasa terima kasih atas latihan militer gabungan yang diadakan di provinsi tersebut pada tahun 2019, bantuan Rusia untuk izin UXO, pekerjaannya dalam meningkatkan bandara di Xieng Khouang, dan atas pembangunan kantor perwakilan militer Rusia di provinsi tersebut. Pertemuan tersebut berlangsung seminggu setelah militer Rusia menyumbangkan pusat pelatihan angkatan udara ke Laos.

5. Rusia Terus Memasok Bantuan Militer ke Laos

Moskow merupakan pemasok senjata utama bagi Laos setelah pemerintah komunisnya, yang terkait erat dengan pemerintah komunis yang berpihak pada Soviet di Vietnam, didirikan pada tahun 1975. Menurut laporan bulan Januari di The Diplomat, Bantuan baru-baru ini ke Laos menyoroti pentingnya negara itu dalam keinginan Rusia untuk kerja sama pertahanan yang lebih luas di Asia Tenggara.

Rusia telah memberikan berbagai bentuk bantuan kepada Laos dalam beberapa tahun terakhir.

Pada bulan Januari, TASS mengutip Duta Besar Rusia Kalinin yang mengatakan bahwa Moskow dan Vientiane telah menyetujui pengiriman 2 juta dosis vaksin Sputnik V buatan Rusia, yang akan digunakan untuk memvaksinasi sekitar 25% penduduk Laos terhadap virus corona.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved