Kisah Legenda Mossad Eli Cohen Digantung di Depan Umum oleh Suriah
Minggu, 05 Januari 2025 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Cohen sendiri menyusul pada tahun 1957, setelah bertahun-tahun menjadi aktivis Zionis yang dilaporkan, termasuk membantu migrasi rahasia orang-orang Yahudi Mesir ke Israel.
Setelah bertugas di intelijen militer Israel, Cohen direkrut oleh Mossad pada awal tahun 1960-an.
Dengan kefasihannya dalam bahasa Arab, Spanyol, dan Prancis, Mossad menciptakan identitas samaran yang rumit untuk Cohen.
Dia menjadi Kamel Amin Thaabet, seorang pengusaha Suriah yang keluarganya telah beremigrasi ke Argentina. Cohen pindah ke Buenos Aires, tempat dia membaur dengan diaspora Arab dan Suriah, memperoleh kepercayaan dan akses yang kemudian terbukti penting bagi misinya.
Pada tahun 1962, Cohen pindah ke Damaskus dengan identitas samaran, tempat dia dengan cepat menjadi terkenal dalam masyarakat Suriah.
Dikenal karena menyelenggarakan pesta mewah yang dihadiri oleh tokoh politik dan militer yang berpengaruh, Cohen menggunakan pertemuan ini untuk mendapatkan informasi intelijen yang berharga.
Upayanya menghasilkan informasi terperinci tentang benteng Suriah di Dataran Tinggi Golan, yang kemudian membantu Israel merebut wilayah tersebut dalam Perang Enam Hari.
Setelah bertugas di intelijen militer Israel, Cohen direkrut oleh Mossad pada awal tahun 1960-an.
Dengan kefasihannya dalam bahasa Arab, Spanyol, dan Prancis, Mossad menciptakan identitas samaran yang rumit untuk Cohen.
Dia menjadi Kamel Amin Thaabet, seorang pengusaha Suriah yang keluarganya telah beremigrasi ke Argentina. Cohen pindah ke Buenos Aires, tempat dia membaur dengan diaspora Arab dan Suriah, memperoleh kepercayaan dan akses yang kemudian terbukti penting bagi misinya.
Pada tahun 1962, Cohen pindah ke Damaskus dengan identitas samaran, tempat dia dengan cepat menjadi terkenal dalam masyarakat Suriah.
Dikenal karena menyelenggarakan pesta mewah yang dihadiri oleh tokoh politik dan militer yang berpengaruh, Cohen menggunakan pertemuan ini untuk mendapatkan informasi intelijen yang berharga.
Upayanya menghasilkan informasi terperinci tentang benteng Suriah di Dataran Tinggi Golan, yang kemudian membantu Israel merebut wilayah tersebut dalam Perang Enam Hari.
Lihat Juga :