Tak Ingin Diakuisisi Trump, PM Greenland Dorong Kemerdekaan dari Denmark

Sabtu, 04 Januari 2025 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Tak lama setelah Trump mengumumkan hal tersebut, Denmark mengumumkan rencana untuk memperkuat kehadiran militernya di wilayah tersebut dan di Greenland. Menteri Pertahanan Troels Lund Poulsen mengungkapkan paket pertahanan yang melebihi USD1,5 miliar yang ditujukan untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di wilayah tersebut. Inisiatif ini mencakup pengerahan kapal patroli, pesawat nirawak jarak jauh, dan personel tambahan ke Komando Arktik.

"Kami belum cukup berinvestasi di Arktik selama bertahun-tahun; sekarang kami merencanakan kehadiran yang lebih kuat," kata Poulsen, menyebut waktu pengumuman tersebut sebagai "ironi takdir."

Pentingnya strategi Greenland telah berkembang karena sumber daya alamnya yang melimpah, seperti mineral tanah jarang, dan lokasinya yang strategis di Kutub Utara, yang semakin mudah diakses karena perubahan iklim. Potensi Kutub Utara untuk ekstraksi sumber daya dan rute pelayaran baru telah menarik minat global, khususnya dari Rusia, Tiongkok, dan AS.

Pemilihan umum parlemen mendatang di Greenland yang dijadwalkan sebelum 6 April 2025 diharapkan akan memainkan peran penting dalam menentukan arah pulau itu ke depan. "Penting untuk mengambil langkah-langkah besar... Periode pemilihan umum mendatang harus, bersama dengan warga negara, menciptakan langkah-langkah baru ini," kata Egede.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Berita Terkini
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved