Dominasi Airbus dan Boeing di China Akan Tergerus, Berikut 4 Pemicunya

Rabu, 08 Januari 2025 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Namun, meningkatkan produksi untuk menyamai raksasa penerbangan seperti Boeing dan Airbus mungkin terbukti menjadi tantangan, karena Comac saat ini memproduksi satu pesawat C919 per bulan. IBA, sebuah perusahaan konsultan penerbangan, memperkirakan angka ini berpotensi naik hingga 11 per bulan pada tahun 2040.

Sebaliknya, Boeing saat ini memproduksi 38 pesawat 737 MAX per bulan, dengan rencana untuk melipatgandakan jumlah ini pada tahun 2027. Airbus juga telah mengumumkan bahwa mereka mengharapkan produksi pesawat A320 mencapai sekitar 75 unit per bulan pada tahun 2027.

Dengan demikian, Comac mungkin memerlukan waktu yang signifikan untuk menyamai tingkat produksi ini, sementara juga membangun basis pasar yang loyal secara bersamaan.

4. Memanfaatkan Peluang Banyaknya Kecelakaan Boeing

Namun, kecelakaan Boeing baru-baru ini, serta serangkaian masalah produksi dan pengiriman yang terlambat telah memukul sentimen investor dan konsumen, sementara juga memberikan pukulan berat pada nilai pasarnya.

Serupa dengan itu, Airbus juga mengalami sejumlah masalah produksi dan rantai pasokan, yang menyebabkan pengiriman yang terlambat dan bahkan dibatalkan dalam beberapa kasus, serta perlambatan produksi secara keseluruhan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved