Pertahanan Udara Rusia Tembak Jatuh 1 Jet Tempur dan 100 Drone Ukraina

Kamis, 02 Januari 2025 - 19:07 WIB
loading...
Pertahanan Udara Rusia...
Sistem pertahanan udara Rusia 9K35 Strela-10 (Arrow). Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Selama 24 jam terakhir, sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh satu jet tempur dan hampir 100 pesawat nirawak Ukraina.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan, "Sistem pertahanan udara telah menembak jatuh satu pesawat Su-27 milik Angkatan Udara Ukraina, enam proyektil sistem roket peluncur ganda HIMARS buatan Amerika Serikat (AS), dan 97 kendaraan udara nirawak sayap tetap."

Aviasi, pesawat nirawak serang, dan serangan artileri menghantam fasilitas energi yang memasok industri pertahanan Ukraina, infrastruktur lapangan udara militer, serta personel dan peralatan di 146 lokasi.

Sejak dimulainya operasi militer, pasukan Rusia telah menghancurkan 651 pesawat, 283 helikopter, 39.144 pesawat nirawak, 590 sistem rudal pertahanan udara, 20.137 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 1.504 kendaraan sistem roket peluncur ganda (MLRS), 20.134 unit artileri lapangan dan mortir, 29.701 kendaraan militer.

Perkembangan lainnya yakni Kelompok Tempur Tsentr menangkis 13 serangan balik Ukraina. Mereka melenyapkan hingga 240 personel militer Ukraina, menghancurkan satu kendaraan tempur infanteri dan dua pengangkut personel lapis baja, termasuk satu M113 buatan AS.

Kelompok Tempur Tsentr meningkatkan posisi taktis dan menimbulkan kerugian pada personel dan peralatan dari dua brigade mekanik Ukraina dan dua brigade Garda Nasional di berbagai lokasi di Republik Rakyat Donetsk.

Mereka juga menghancurkan mobil lapis baja Kirpi buatan Turki dan Kozak buatan Ukraina, satu kendaraan bermotor, dua howitzer D-20 152 mm, dan satu howitzer D-30 122 mm.

Kelompok Tempur Sever menimbulkan kerugian pada pasukan Ukraina di Wilayah Kharkov, termasuk infanteri bermotor dan brigade pertahanan teritorial.

Mereka menewaskan dan melukai hingga 40 personel militer Ukraina, menghancurkan satu kendaraan bermotor dan tiga howitzer D-30 122 mm.

Kelompok Tempur Yug maju lebih dalam ke garis pertahanan Ukraina, menangkis empat serangan balik Ukraina, menimbulkan korban hingga 210 orang.

Mereka juga menghancurkan satu mobil lapis baja Kirpi buatan Turki, satu truk pikap, satu howitzer D-30 122 mm, satu meriam M119 105 mm buatan AS, dan satu stasiun perang elektronik radio.

Tak hanya itu, mereka menimbulkan kerugian pada dua brigade mekanik, satu brigade infanteri bermotor, dan satu brigade udara di beberapa lokasi di Republik Rakyat Donetsk.

Kelompok Tempur Zapad menimbulkan kerugian pada personel dan peralatan enam brigade Ukraina di Wilayah Kharkov dan Republik Rakyat Donetsk.

Mereka menangkis enam serangan balik Ukraina, melenyapkan lebih dari 460 personel militer Ukraina, menghancurkan tiga kendaraan tempur infanteri, empat truk pikap, satu howitzer D-30 122 mm, dua howitzer gerak sendiri Krab 155 mm buatan Polandia, satu howitzer gerak sendiri Bogdana, satu stasiun perang elektronik Bukovel-AD, dan satu depot amunisi.

Kelompok Tempur Vostok meningkatkan posisi taktis dan menimbulkan kerugian pada dua brigade mekanik Ukraina dan dua brigade pertahanan teritorial di Republik Rakyat Donetsk.

Mereka menangkis serangan balik Ukraina, menimbulkan lebih dari 160 korban, menghancurkan empat kendaraan bermotor, satu mobil lapis baja HMMWV, satu howitzer gerak sendiri M109 Paladin 155 mm buatan AS, satu howitzer D-20 152 mm, dan satu howitzer D-30 122 mm.

Kelompok Tempur Dnepr menimbulkan kerugian pada brigade mekanik dan pertahanan teritorial Ukraina di Daerah Dnepropetrovsk dan Kherson.

Mereka melenyapkan hingga 90 personel militer Ukraina, menghancurkan tiga kendaraan bermotor, tiga stasiun peperangan radio-elektronik, dan satu depot amunisi.

Baca juga: Hamas Disebut Usulkan Gencatan Senjata Sepekan Tanpa Syarat
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved