Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS, Namanya Shamsud-Din Jabbar
Kamis, 02 Januari 2025 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
"Kami secara agresif mencari setiap petunjuk, termasuk petunjuk dari orang-orang yang diketahui terkait dengannya. Itulah sebabnya kami membutuhkan bantuan masyarakat. Kami bertanya apakah ada yang berinteraksi dengan Shamsud-Din Jabbar dalam 72 jam terakhir sejak Anda menghubungi kami," paparnya.
Polisi New Orleans telah meninjau rekaman video pengawasan yang memperlihatkan beberapa orang menanam alat peledak potensial sebelum serangan kendaraan, yang membuat mereka yakin bahwa Shamsud-Din Jabbar tidak bertindak sendirian.
Para penyidik segera bekerja untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlihat di kamera dan menahan mereka.
Selain senapan serbu, Jabbar diduga bersenjata pistol, kata sumber penegak hukum setempat kepada ABC News.
Pihak berwenang juga berupaya untuk menentukan apakah mungkin ada hubungan antara serangan New Orleans dan ledakan Tesla Cybertruck pada hari Rabu di luar hotel Trump Las Vegas di Nevada, yang sedang diselidiki sebagai kemungkinan tindakan teror, kata seorang pejabat.
Pada Rabu sore, FBI di Houston dan Kantor Sheriff Harris County, Texas, mengunggah pesan di media sosial: "Saat ini sedang melakukan kegiatan penegakan hukum di dekat persimpangan Hugh Road dan Crescent Peak Drive di Houston utara."
"Kami telah mengamankan perimeter di area itu dan meminta orang-orang untuk menghindari area tersebut," bunyi pemberitahuan mereka.
"Personel FBI Houston dan tim khusus akan berada di lokasi selama beberapa jam. Aktivitas ini terkait dengan serangan New Orleans pagi ini, tetapi karena sifat investigasi yang sedang berlangsung, tidak ada informasi lebih lanjut yang dapat diberikan."
Polisi New Orleans telah meninjau rekaman video pengawasan yang memperlihatkan beberapa orang menanam alat peledak potensial sebelum serangan kendaraan, yang membuat mereka yakin bahwa Shamsud-Din Jabbar tidak bertindak sendirian.
Para penyidik segera bekerja untuk mengidentifikasi orang-orang yang terlihat di kamera dan menahan mereka.
Selain senapan serbu, Jabbar diduga bersenjata pistol, kata sumber penegak hukum setempat kepada ABC News.
Pihak berwenang juga berupaya untuk menentukan apakah mungkin ada hubungan antara serangan New Orleans dan ledakan Tesla Cybertruck pada hari Rabu di luar hotel Trump Las Vegas di Nevada, yang sedang diselidiki sebagai kemungkinan tindakan teror, kata seorang pejabat.
Pada Rabu sore, FBI di Houston dan Kantor Sheriff Harris County, Texas, mengunggah pesan di media sosial: "Saat ini sedang melakukan kegiatan penegakan hukum di dekat persimpangan Hugh Road dan Crescent Peak Drive di Houston utara."
"Kami telah mengamankan perimeter di area itu dan meminta orang-orang untuk menghindari area tersebut," bunyi pemberitahuan mereka.
"Personel FBI Houston dan tim khusus akan berada di lokasi selama beberapa jam. Aktivitas ini terkait dengan serangan New Orleans pagi ini, tetapi karena sifat investigasi yang sedang berlangsung, tidak ada informasi lebih lanjut yang dapat diberikan."
(mas)
Lihat Juga :