Rusia Sukses Tebar Pengaruh di Asia, Berikut 7 Faktanya

Jum'at, 03 Januari 2025 - 02:45 WIB
loading...
A A A
Perjanjian Kemitraan Komprehensif yang diratifikasi pada bulan November mengubah hubungan antara kedua negara, yang secara praktis tidak ada 25 tahun yang lalu, menjadi aliansi militer-politik yang lengkap.

Sebagai jawaban atas pembentukan kemitraan militer 'segitiga' antara Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan, perjanjian ini secara de facto membentuk segitiga simetris antara Rusia, Tiongkok, dan DPRK, yang secara paradoks menyingkirkan masalah keamanan dan pelucutan senjata yang sudah berlangsung lama di Semenanjung Korea dari agenda.

"Dengan jaminan hukum langsung dari negara-negara nuklir besar, baik keamanan maupun senjata yang ada di semenanjung itu kini tidak dalam bahaya," papar Babaev.

7. China Memiliki Banyak Terobosan

Telah terjadi pula terobosan halus namun signifikan dalam pengembangan hubungan dengan China, yang selalu menjadi mitra utama Rusia di Asia. Jumlah perjalanan yang dilakukan warga negara Rusia ke China pada tahun 2024 diperkirakan akan meningkat 2,5 kali lipat.

China dengan cepat menjadi tujuan utama bagi para pebisnis dan wisatawan, menyalip Uni Emirat Arab, Mesir, dan Thailand, serta dengan cepat mengejar Turki. Arus wisatawan ke arah yang berlawanan telah tumbuh tujuh kali lipat dalam setahun, yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Dengan sangat ahli mengatasi antrean visa dan masalah pembayaran, serta hambatan bahasa dan budaya, warga negara Rusia dan China terus bergerak maju dengan cepat, berbisnis, membangun kemitraan, dan saling mengenal. Ini berarti bahwa kemitraan strategis sedang dibentuk, dan 'peralihan ke Timur' sedang dilakukan tidak hanya dalam politik, bisnis, budaya, dan olahraga, tetapi juga dalam pikiran kita," jelas Babaev.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Berita Terkini
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved