Khawatir Diserang Roket, Netanyahu Ditempatkan di RS Bawah Tanah usai Operasi Prostat

Selasa, 31 Desember 2024 - 15:10 WIB
loading...
Khawatir Diserang Roket,...
PM Israel Benjamin Netanyahu ditempatkan di rumah sakit bawah tanah setelah menjalani operasi prostat di tengah kekhawatiran akan serangan roket musuh. Foto/Munsif Daily
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu ditempatkan di rumah sakit (RS) bawah tanah yang dibentengi untuk melindunginya dari potensi serangan roket musuh setelah menjalani operasi prostat.

Sebelumnya pada hari Minggu, Netanyahu menjalani operasi untuk mengangkat prostatnya di Pusat Medis Hadassah di Yerusalem.

Kantor PM Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Netanyahu kemudian dipindahkan ke bangsal pemulihan bawah tanah yang dibentengi demi keselamatannya sendiri.

Pada hari Sabtu lalu, pasukan Israel mencegat dua roket dari daerah Beit Hanoun di Gaza—sebuah kejadian langka setelah hampir 15 bulan perang.

Baca Juga: Rudal Balistik Houthi Serang Israel, Warga Zionis Berlarian ke Bunker

Roket jarak jauh dari Gaza semakin jarang terjadi tahun lalu, mengingat dampak kampanye militer Israel terhadap kemampuan Hamas untuk menyerang Israel.

"Operasi berakhir dengan sukses tanpa komplikasi," kata Kantor PM Israel.

"Perdana menteri telah bangun, dalam kondisi baik dan sepenuhnya sadar," lanjut kantor tersebut, yang dilansir Middle East Eye, Selasa (31/12/2024).

Netanyahu sekarang akan tetap berada di bangsal pemulihan yang dibentengi di bawah tanah selama beberapa hari karena khawatir akan keselamatannya.

Pemimpin rezim Zionis itu menjalani anestesi penuh untuk prosedur tersebut, yang menurut kantornya dijadwalkan setelah dokter menemukan infeksi di saluran kemihnya akibat pembesaran prostat jinak.

Kepala urologi Pusat Medis Hadassah, Profesor Ofer Gofrit, mengatakan prosedur tersebut "berjalan sesuai rencana" tanpa komplikasi.

Media Israel melaporkan bahwa Menteri Kehakiman Yariv Levin akan menjabat sebagai perdana menteri sementara selama operasi Netanyahu berlangsung. Menteri Pertahanan Israel Katz diberi wewenang untuk mengadakan rapat kabinet keamanan jika diperlukan.

Netanyahu telah berusaha keras untuk menunjukkan kepada publik Israel bahwa dia cukup sehat untuk memimpin Israel. Namun selama beberapa tahun terakhir, perdana menteri berusia 75 tahun itu telah mengalami komplikasi kesehatan.

Tahun lalu, dokter memasang alat pacu jantung padanya setelah dia menderita "blok jantung sementara".

Operasinya bertepatan dengan persidangan yang sedang berlangsung terhadapnya di mana pengadilan Israel mendakwanya dengan beberapa tuduhan penipuan.

Pengacara pembela Netanyahu meminta Pengadilan Distrik Yerusalem membatalkan sidang di mana perdana menteri diharapkan memberikan kesaksian.

Pengadilan menerima permintaannya dan mengatakan sidang akan dilanjutkan pada hari Senin, 6 Januari 2025.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
Israel Klaim Hancurkan...
Israel Klaim Hancurkan 150 Terowongan Bawah Tanah Hamas di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved